Turki: Istilah Genosida Lebih Tepat Digunakan pada AS, Bukan Kami

Minggu, 02 Mei 2021 - 19:48 WIB
loading...
Turki: Istilah Genosida...
Wakil Presiden Turki, Fuat Oktay sebut istilah genosida bukanlah hal yang mudah digunakan dan Istilah ini lebih tepat digunakan untuk AS, dibandingkan ke Turki. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Wakil Presiden Turki , Fuat Oktay mengatakan, istilah genosida bukanlah hal yang mudah digunakan. Istilah ini, ucapnya, lebih tepat digunakan untuk Amerika Serikat (AS), dibandingkan kepada Turki.

Oktay menuturkan, keputusan Presiden AS, Joe Biden untuk mengakui genosida Armenia oleh Kekaisaran Ottoman Turki dapat disebabkan dua alasan. Dia mengatakan, itu terkait dengan politik dalam negeri dan dorongan Washington untuk kembali ke panggung internasional.

"Saya kira, dia (Biden) mencoba menggunakan fenomena seperti itu sebagai alat untuk kembali ke salah satu bagian dunia. Dan saya sangat yakin bahwa dua alasan ini adalah awal yang salah bagi dia dan untuk kebijakan luar negeri AS," ucapnya.

Menurutnya, hanya karena janji yang dibuat kepada orang-orang Armenia atau lobi yang berpengaruh, seseorang tidak boleh membuat keputusan bersejarah dan mengklaim sebuah bangsaatas genosida. Baca juga: Soekarno Disetujui Jadi Nama Jalan di Turki, Jakarta Siapkan Timbal Balik

“Istilah genosida sendiri bukanlah kata yang mudah digunakan oleh siapa pun. Jika kata genosida harus digunakan, itu harus digunakan untuk Amerika Serikat, bukan untuk Turki,” ujarnya, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (2/5/2021).

Pernyataan Oktay menyusul pernyataan sebelumnya yang dibuat oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan awal pekan ini. Di mana, dia mengungkapkan kekecewaan atas pernyataan Biden, yang menurutnya akan memiliki dampak yang merusak.

Erdogan memperingatkan AS agar tidak mempolitisasi peristiwa di masa lalu dan menekankan bahwa sejarawan, bukan politisi, harus memutuskan bagaimana memberi label pada mereka.

Dia juga menuduh bahwa inisiatif radikal dari lingkaran Armenia dan anti-Turki berada di balik keputusan Biden untuk mengakui genosida tersebut. Baca juga: Beranikah Turki Balas AS dengan Akui Genosida Suku Indian Amerika?

Pemimpin Turki itu menegaskan bahwa masalah genosida dapat diangkat sehubungan dengan banyak tindakan Amerika - dari perlakuan mereka terhadap masyarakat adat hingga perang AS di Vietnam dan Irak.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Berita Terkini
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Infografis
Unjuk Kekuatan pada...
Unjuk Kekuatan pada China, AS Bakal Kerahkan 5 Kapal Induk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved