Inggris Buka Klub Malam Pertama: Pengunjung Menari, Berpelukan dan Ciuman

Sabtu, 01 Mei 2021 - 20:02 WIB
loading...
A A A
Selain dites negatif untuk Covid, para clubber harus tinggal di Liverpool dan terdaftar di GP lokal sehingga setiap wabah dapat dipantau.

Para ilmuwan telah mendirikan tenda di samping tempat tersebut untuk mempelajari apakah kerumunan orang yang bercampur dan menari di dalam ruangan meningkatkan risiko penularan virus.

Kualitas dan pergerakan udara juga dipantau sebagai bagian dari studi yang dipimpin Universitas Loughborough untuk membuat panduan yang jelas tentang cara merancang dan mengoperasikan bangunan non-domestik untuk meminimalkan risiko.

Hasilnya akan dimasukkan ke dalam peta jalan lockdown pemerintah dan membantu menentukan bagaimana klub malam akan diizinkan untuk dibuka kembali.

Saat ini semua pembatasan di klub malam diatur untuk dilonggarkan setelah 21 Juni. Salah satu yang hadir, Aodghan Fegan, 21, mengatakan, "Saya harap semuanya berjalan dengan baik dan berharap tingkat COVID-19 tetap rendah sehingga ada lebih banyak acara seperti ini."

Dalam antrian untuk mengikuti acara tersebut, Leah Lawless, 18, mengatakan dia dan teman-temannya telah menunggu untuk kembali ke klub selama sekitar satu tahun.

“Kami sangat tertarik. Itu sulit, membosankan, sedikit menyedihkan, menyedihkan dan bukan yang terbaik,” ujar dia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Hampir Tembus 3.000 Jiwa, Belasan Ribu Luka-luka
Kapal Tanker Raksasa...
Kapal Tanker Raksasa Diserang di Selat Hormuz, Qatar Panggil Diplomat Iran
Rekomendasi
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Ini 12 Lokasi Digeledah...
Ini 12 Lokasi Digeledah Polisi Terkait Kasus Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
Berita Terkini
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved