Turki Sampaikan Ucapan Belasungkawa Atas Tenggelamnya KRI Nanggala-402
Minggu, 25 April 2021 - 07:52 WIB
loading...
A
A
A
Upaya pencarian selama tiga hari kemudian berhasil sejumlah serpihan dan barang di beberapa lokasi pada Sabtu (25/4/2021).
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 telah dinaikkan fasenya, dari fase submiss (hilang) menuju fase subsunk (tenggelam).
"Saya atas nama Panglima TNI menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Kita bersama-sama mendoakan supaya proses pencarian ini terus bisa dilaksanakan dan bisa mendapatkan bukti-bukti kuat," kata Panglima TNI saat konferensi pers di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali.
Menurut Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono serpihan dan barang-barang yang ditemukan diyakini merupakan bagian atau komponen yang melekat di dalam kapal selam.
"Ini tidak akan terangkat keluar kapal, apabila tidak ada tekananan dari luar atau terjadi peristiwa ledakan di kapal itu," katanya.
Selanjutnya, dia juga menjelaskan bukti-bukti barang yang diduga komponen dari kapal selam KRI Nanggala 402 yang terapung bersama dengan tumpahan minyak.
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 telah dinaikkan fasenya, dari fase submiss (hilang) menuju fase subsunk (tenggelam).
"Saya atas nama Panglima TNI menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Kita bersama-sama mendoakan supaya proses pencarian ini terus bisa dilaksanakan dan bisa mendapatkan bukti-bukti kuat," kata Panglima TNI saat konferensi pers di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali.
Menurut Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono serpihan dan barang-barang yang ditemukan diyakini merupakan bagian atau komponen yang melekat di dalam kapal selam.
"Ini tidak akan terangkat keluar kapal, apabila tidak ada tekananan dari luar atau terjadi peristiwa ledakan di kapal itu," katanya.
Selanjutnya, dia juga menjelaskan bukti-bukti barang yang diduga komponen dari kapal selam KRI Nanggala 402 yang terapung bersama dengan tumpahan minyak.
Lihat Juga :