Israel Bingung Sistem Rudalnya Gagal Cegat Rudal Suriah di Dekat Situs Nuklir

loading...
Israel Bingung Sistem Rudalnya Gagal Cegat Rudal Suriah di Dekat Situs Nuklir
Tentara Israel siaga di dekat sistem pertahanan rudal Iron Dome. Foto/REUTERS/Amir Cohen
TEL AVIV - Militer Israel bingung mengapa sistem pertahanan rudalnya gagal mencegat rudal Suriah . Kegagalan itu membuat misil musuh meledak di dekat situs nuklir Dimona , kemarin.

Militer Zionis resmi meluncurkan penyelidikan untuk menentukan mengapa sistem pertahanan udaranya tidak dapat menembak jatuh rudal Suriah. Serangan misil itulah yang memicu serangan balasan dari Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Baca juga: Israel Diguncang Ledakan, Sirene Dekat Situs Nuklir Dimona Meraung-raung

IDF mengeklaim bahwa rudal surface-to-air SA-5 jarak jauh diluncurkan dari wilayah Suriah mengejar jet tempur Angkatan Udara Israel (IAF) yang dilaporkan melakukan serangan udara di Golan Suriah.

Misil SA-5 meledak di sebuah desa yang hanya berjarak beberapa mil dari Dimona, kota gurun Negev tempat reaktor nuklir Israel berada, pada Kamis pagi.



IDF mengatakan bahwa mereka tidak percaya bahwa situs nuklir tersebut secara khusus ditargetkan dan bahwa rudal itu tidak dimaksudkan untuk menyerang situs tertentu di darat. IDF mengeklaim proyektil musuh itu tidak mengakibatkan cedera atau kerusakan serius.

Radar Israel mendeteksi bahwa setidaknya satu rudal sedang menuju ke gurun Negev, memicu sirene di daerah tersebut dan mengirim kru anti-udara IDF untuk beraksi. Namun, langkah-langkah pertahanan gagal menghentikan SA-5 untuk mendarat.

Mengomentari insiden tersebut, Menteri Pertahanan Benny Gantz mengakui pada konferensi pers di Tel Aviv bahwa upaya untuk mencegat rudal tidak berhasil. Dia mengonfirmasi bahwa IDF sedang menyelidiki apa yang salah.

“Biasanya kami melihat hasil yang berbeda,” kata Gantz, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (23/4/2021).

IDF telah menolak untuk mengidentifikasi sistem pertahanan udaranya yang gagal untuk menembak jatuh proyektil Suriah di dekat situs nuklir Dimona.



Menanggapi rudal yang tampaknya di luar target, Israel mengeklaim telah menargetkan baterai misil Suriah yang terletak sekitar 24 mil (40 km) dari Damaskus.

Baca juga: Rudal Suriah Mendarat di Dekat Situs Nuklir Israel untuk Pertama Kalinya

Pasukan pertahanan udara Suriah mengaku telah mencegat sebagian besar rudal Zionis, namun beberapa tentaranya terluka dalam serangan tersebut.

Israel sering mengandalkan sistem pertahanan rudal Iron Dome untuk melindunginya dari proyektil yang ditembakkan oleh militan Hamas di Gaza, Palestina. Dalam banyak kasus, Israel membanggakan Iron Dome yang mampu mencegat roket-roket yang masuk.

Pada bulan Februari, dinas keamanan dalam negeri Israel menangkap seorang pria Arab atas tuduhan dia memata-matai dan memberikan informasi tentang pertahanan rudal negara itu kepada Hamas.

Aksi saling serang dengan rudal terjadi di tengah ketegangan yang sedang berlangsung antara dua tetangga yang bersaing. Pesawat-pesawat tempur Israel secara rutin melakukan serangan di wilayah Suriah, meskipun IDF jarang berkomentar tentang operasi semacam itu. Awal bulan ini, empat prajurit Suriah terluka dalam serangan rudal yang dilaporkan datang dari Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.
(min)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top