Yunani Pinjamkan Sistem Pertahanan Udara Rudal Patriot pada Arab Saudi

Rabu, 21 April 2021 - 10:17 WIB
loading...
Yunani Pinjamkan Sistem...
Sistem pertahanan udara Patriot menyerang sasaran. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Yunani dan Arab Saudi telah menandatangani kesepakatan untuk meminjamkan sistem pertahanan udara Patriot ke kerajaan itu untuk melindungi fasilitas energi penting.

Kesepakatan itu diumumkan Menteri Luar Negeri (Menlu) Yunani Nikos Dendias.

Dendias dan Menteri Pertahanan (Menhan) Yunani Nikos Panagiotopoulos bertemu sebelumnya pada Selasa (20/4) dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhain di Riyadh.

Baca juga: Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Dukung Rencana Israel Gulingkan Raja Yordania

"Kami menandatangani perjanjian untuk memindahkan baterai Patriot di sini di Arab Saudi," ungkap Dendias dalam siaran pers.

Baca juga: Pejabat Arab Saudi Membantah Gelar Perundingan Rahasia dengan Iran

Dia menambahkan Yunani juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan Dewan Kerjasama Teluk.

Baca juga: Rusia Berencana Bangun Stasiun Antariksa Sendiri pada 2025

"Ini adalah langkah maju yang besar bagi negara kita terkait kerja sama dengan negara-negara Teluk dan juga kontribusi terhadap keamanan sumber energi Barat yang lebih luas," tutur dia.

“Sistem Patriot buatan Amerika Serikat (AS) akan digunakan untuk melindungi fasilitas energi penting di kerajaan Arab Saudi,” papar seorang diplomat Yunani.

Gerakan Houthi yang didukung Iran di Yaman, memerangi koalisi pimpinan Saudi yang ikut campur dalam perang Yaman pada 2015.

Houthi meningkatkan serangan drone dan rudal terhadap target-target di wilayah Saudi dalam beberapa pekan terakhir.

Sistem Patriot dirancang terutama untuk melawan serangan rudal balistik yang sering dihadapi kerajaan sejak campur tangan di Yaman.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved