Kapal Perang AS Batal ke Laut Hitam usai Diperingatkan Rusia, Pentagon Bungkam
Sabtu, 17 April 2021 - 07:50 WIB
loading...
A
A
A
Kirby kemudian mengakui langkah Rusia untuk menerapkan pembatasan di beberapa bagian Laut Hitam, menggunakan kesempatan untuk mengecam Moskow atas tindakannya.
"Ini hanya akan menjadi contoh terbaru dari kampanye yang sedang berlangsung untuk merusak dan mengguncang Ukraina," kata Kirby. "Kami menyerukan kepada Rusia untuk menghentikan gangguan terhadap kapal di wilayah tersebut dan membalikkan penumpukan pasukannya di sepanjang perbatasan Ukraina dan menduduki Ukraina," kata Kirby.
Pejabat itu selanjutnya menegaskan kembali dukungan tak tergoyahkan AS untuk kedaulatan Ukraina atas wilayahnya, yang mencakup perbatasan yang diakui secara internasional hingga ke perairan teritorialnya.
Sebelumnya, Departemen Navigasi dan Oseanografi Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa dari 24 April hingga 31 Oktober akses akan dibatasi ke tiga wilayah Laut Hitam untuk kapal militer asing dan kapal lainnya.
Menyusul pengumuman tersebut, juru bicara NATO Oana Lungescu mengeluarkan pernyataan yang menyoroti keprihatinan aliansi militer dan menyebut langkah itu sebagai hal yang "tidak dapat dibenarkan".
"Ini hanya akan menjadi contoh terbaru dari kampanye yang sedang berlangsung untuk merusak dan mengguncang Ukraina," kata Kirby. "Kami menyerukan kepada Rusia untuk menghentikan gangguan terhadap kapal di wilayah tersebut dan membalikkan penumpukan pasukannya di sepanjang perbatasan Ukraina dan menduduki Ukraina," kata Kirby.
Pejabat itu selanjutnya menegaskan kembali dukungan tak tergoyahkan AS untuk kedaulatan Ukraina atas wilayahnya, yang mencakup perbatasan yang diakui secara internasional hingga ke perairan teritorialnya.
Sebelumnya, Departemen Navigasi dan Oseanografi Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa dari 24 April hingga 31 Oktober akses akan dibatasi ke tiga wilayah Laut Hitam untuk kapal militer asing dan kapal lainnya.
Menyusul pengumuman tersebut, juru bicara NATO Oana Lungescu mengeluarkan pernyataan yang menyoroti keprihatinan aliansi militer dan menyebut langkah itu sebagai hal yang "tidak dapat dibenarkan".
Lihat Juga :