Wuhan Melarang Memakan Hewan Liar setelah Covid-19 Jadi Petaka Dunia

Kamis, 21 Mei 2020 - 08:10 WIB
loading...
A A A
"Ini berarti pasar basah ini, di mana ada hewan yang stres dalam kontak erat dengan manusia, adalah tempat berkembang biak yang sempurna untuk penyakit baru."

Juru bicara PETA (People for the Ethical Treatment of Animals) Emily Rice mengatakan; "Pandemi lain tidak dapat dihindari jika kita gagal belajar dari yang ini, itulah sebabnya PETA menyerukan kepada WHO untuk mengambil tindakan terhadap operasi yang kejam dan berbahaya ini."

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) awal bulan ini mengatakan bahwa meskipun pasar di Wuhan kemungkinan memainkan peran penting dalam kemunculan virus corona baru, pihaknya tidak merekomendasikan bahwa pasar-pasar seperti itu ditutup secara global.

Dalam sebuah jumpa pers, pakar keamanan makanan dan penyakit hewan WHO Peter Ben Embarek mengatakan pasar hewan hidup sangat penting untuk menyediakan makanan dan mata pencaharian bagi jutaan orang di seluruh dunia dan bahwa pihak berwenang harus fokus pada peningkatan mereka daripada melarang mereka—meskipun mereka kadang-kadang dapat memicu epidemi pada manusia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka
Rekomendasi
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
Gunung Berapi Bawah...
Gunung Berapi Bawah Laut Jadi Ancaman AS setelah Kebakaran Hutan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved