Bikin Geger, Ilmuwan AS Ciptakan Makhluk Campuran Manusia-Monyet

Jum'at, 16 April 2021 - 11:07 WIB
loading...
A A A
Pada 2017, Belmonte dan timnya menciptakan hibrida manusia-babi pertama, di mana mereka memasukkan sel manusia ke dalam jaringan babi tahap awal tetapi menemukan bahwa sel manusia di lingkungan ini memiliki komunikasi molekuler yang buruk.

Jadi tim memutuskan untuk menyelidiki chimera yang tumbuh di laboratorium menggunakan spesies yang lebih dekat hubungannya, yakni monyet.

Embrio chimeric manusia-monyet dipantau di laboratorium selama 19 hari sebelum dihancurkan.

Menurut para ilmuwan, hasil yang dipublikasikan di jurnal Cell, menunjukkan bahwa sel induk manusia "bertahan dan terintegrasi dengan efisiensi relatif yang lebih baik daripada percobaan sebelumnya pada jaringan babi".

Tim tersebut mengatakan pemahaman lebih lanjut tentang bagaimana sel dari spesies yang berbeda berkomunikasi satu sama lain dapat memberikan pandangan sekilas yang belum pernah terjadi sebelumnya ke tahap awal perkembangan manusia serta menawarkan para ilmuwan "alat yang ampuh" untuk penelitian tentang pengobatan regeneratif.

Belmonte menyatakan bahwa pekerjaan mereka telah memenuhi pedoman etika dan hukum saat ini. "Sama pentingnya bagi kesehatan dan penelitian seperti yang kami pikirkan tentang hasil ini, cara kami melakukan pekerjaan ini, dengan perhatian penuh pada pertimbangan etika dan dengan berkoordinasi erat dengan regulator, sama pentingnya," ujarnya.

"Pada akhirnya, kami melakukan studi ini untuk memahami dan meningkatkan kesehatan manusia."

Baca juga: Israel Halangi Azan di Masjid Al-Aqsa, Palestina Sebut Bisa Picu Perang Agama

Mengomentari penelitian tersebut, Dr Anna Smajdor, dosen dan peneliti dalam etika biomedis di Norwich Medical School, University of East Anglia, mengatakan: "Terobosan ini memperkuat fakta yang semakin tak terhindarkan: kategori biologis tidak tetap—kategori tersebut berubah-ubah."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Serangan AS Masuki Hari...
Serangan AS Masuki Hari Kelima, Iran Terus Hantam Pangkalan Militer di Teluk
Dituduh Trump Campuri...
Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China
Rekomendasi
Kebijakan Kemenhut Dinilai...
Kebijakan Kemenhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia
Badai Petir Ancam Laga...
Badai Petir Ancam Laga Inggris vs Prancis, FIFA Siapkan Protokol Darurat Cuaca
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Jalan Medan Merdeka Timur Macet
Berita Terkini
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved