Mossad di Balik Serangan Siber di Fasilitas Nuklir Natanz Iran

Senin, 12 April 2021 - 08:51 WIB
loading...
A A A
“Tindakan IDF di seluruh Timur Tengah tidak tersembunyi dari visi musuh kami. [Mereka] mengamati kami, melihat kemampuan kami, dan dengan cermat mempertimbangkan langkah mereka selanjutnya," kata Kochavi.

Iran hanya mengatakan bahwa penyebab insiden itu "sedang diselidiki" dan sangat sedikit perincian yang dipublikasikan. Insiden itu terjadi hanya sehari setelah Presiden Iran Hassan Rouhani mengumumkan bahwa bangsanya telah mulai menggunakan sentrifugal baru untuk memperkaya uranium di situs Natanz.

Baca juga: Iran: Ironis, Israel Bangun Fasilitas Senjata Nuklir tapi Diperlakukan Istimewa

Perkembangan itu terjadi ketika kesepakatan nuklir Iran 2015—yang bernama resmi Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA)—bergantung pada keseimbangan. Sebagai imbalan atas pencabutan sanksi internasional, perjanjian tersebut memberlakukan pembatasan serius pada program nuklir Iran, termasuk pembatasan pengayaan uranium dan jumlah yang dapat diproduksi dan disimpan oleh Teheran.

Iran mulai mundur dari komitmennya pada kesepakatan JCPOA 2015 pada tahun 2018, setelah AS secara sepihak menarik diri dari perjanjian di bawah kepemimpinan mantan presiden Donald Trump, yang pemerintahannya malah meluncurkan kampanye sanksi "tekanan maksimum" terhadap Teheran.

Di era Presiden Joe Biden, Washington dan Teheran dalam beberapa bulan terakhir telah memulai kembali pembicaraan tentang perjanjian tersebut, meskipun mereka hanya bernegosiasi secara tidak langsung. Putaran negosiasi di Wina pada awal April tidak menghasilkan terobosan besar.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Palestina: Militer Israel...
Palestina: Militer Israel Kuasai 80% Wilayah Gaza
Rekomendasi
Bertahun-Tahun Punya...
Bertahun-Tahun Punya Kebiasaan Ini, Axelo Ngaku Jempolnya Sempat Berbeda
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Benturan Dua Kutub Komedi:...
Benturan Dua Kutub Komedi: Pandji Pragiwaksono Bertemu Cing Abdel dalam ‘Bold n Bald Versus Show’
Berita Terkini
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved