Turki Panggil Duta Besar China Terkait Tanggapan atas Klaim Uighur
Rabu, 07 April 2021 - 06:16 WIB
loading...
Duta Besar China Liu Shaobin (kanan) tiba di Kompleks Kepresidenan di Ankara, Turki, 15 Desember 2020. Foto/Anadolu
A
A
A
ANKARA - Turki memanggil duta besar (dubes) China setelah kedutaannya mengatakan memiliki hak menanggapi para pemimpin oposisi yang mengkritik perlakuan China terhadap Muslim Uighur tiga dekade lalu.
Para politisi yakni Ketua Partai IYI Meral Aksener dan Walikota Ankara Mansur Yavas dari partai oposisi utama CHP, telah memperingati 31 tahun pemberontakan singkat oleh Uighur melawan pemerintah di ujung barat China.
"Kami tidak akan tinggal diam tentang penganiayaan dan kemartiran mereka,” tweet Aksener di Twitter.
Baca juga: Turki Luncurkan Penyelidikan pada Facebook Terkait Kebocoran Data
"Kami masih merasakan sakitnya pembantaian itu pada tahun 1990,” ujar Yavas.
Para politisi yakni Ketua Partai IYI Meral Aksener dan Walikota Ankara Mansur Yavas dari partai oposisi utama CHP, telah memperingati 31 tahun pemberontakan singkat oleh Uighur melawan pemerintah di ujung barat China.
"Kami tidak akan tinggal diam tentang penganiayaan dan kemartiran mereka,” tweet Aksener di Twitter.
Baca juga: Turki Luncurkan Penyelidikan pada Facebook Terkait Kebocoran Data
"Kami masih merasakan sakitnya pembantaian itu pada tahun 1990,” ujar Yavas.
Lihat Juga :