Turki Panggil Duta Besar China Terkait Tanggapan atas Klaim Uighur

loading...
Turki Panggil Duta Besar China Terkait Tanggapan atas Klaim Uighur
Duta Besar China Liu Shaobin (kanan) tiba di Kompleks Kepresidenan di Ankara, Turki, 15 Desember 2020. Foto/Anadolu
ANKARA - Turki memanggil duta besar (dubes) China setelah kedutaannya mengatakan memiliki hak menanggapi para pemimpin oposisi yang mengkritik perlakuan China terhadap Muslim Uighur tiga dekade lalu.

Para politisi yakni Ketua Partai IYI Meral Aksener dan Walikota Ankara Mansur Yavas dari partai oposisi utama CHP, telah memperingati 31 tahun pemberontakan singkat oleh Uighur melawan pemerintah di ujung barat China.

"Kami tidak akan tinggal diam tentang penganiayaan dan kemartiran mereka,” tweet Aksener di Twitter.

Baca juga: Turki Luncurkan Penyelidikan pada Facebook Terkait Kebocoran Data



"Kami masih merasakan sakitnya pembantaian itu pada tahun 1990,” ujar Yavas.

Baca juga: Lagi, Kapal Kandas Bikin Terusan Suez Tersumbat

Duta Besar China untuk Turki Liu Shaobin dipanggil ke Kementerian Luar Negeri Turki setelah kedutaannya men-tweet pernyataan sebagai tanggapan atas tweet Aksener dan Yavas.



Lihat infografis: Arab Saudi Izinkan Umrah Saat Ramadhan, Ini Syaratnya
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top