China Desak AS Hentikan Komunikasi Resmi dengan Taiwan
Sabtu, 03 April 2021 - 18:50 WIB
loading...
Kementerian Luar Negeri China meminta Amerika Serikat (AS) untuk mematuhi prinsip satu-China dan menghentikan semua bentuk pertukaran resmi dengan Taiwan. Foto/REUTERS
A
A
A
BEIJING - Kementerian Luar Negeri China meminta Amerika Serikat (AS) untuk mematuhi prinsip satu-China. Ini termasuk menghentikan semua bentuk pertukaran resmi dengan Taiwan .
Ini adalah respon atas pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Ned Price bahwa Washington akan terus mempertimbangkan peluang untuk kunjungan ke Washington dan Taipei oleh otoritas tingkat senior untuk memajukan hubungan tidak resmi mereka.
"Kami mendesak Amerika Serikat untuk sepenuhnya memahami sifat sangat sensitif dari pertanyaan Taiwan dan mematuhi prinsip satu-China dan tiga komunike bersama China-AS," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying.
"Kami mendesak pihak AS untuk menghentikan praktik berbahaya menantang garis bawah dan bermain api seperti yang dilakukan pemerintahan sebelumnya," sambungnya. Baca juga: Taiwan: Perang Dagang AS-China Meningkatkan Upaya Beijing Mencuri Teknologi
Hua, seperti dilansir Xinhua pada Sabtu (3/4/2021), menyerukan untuk menangani pertanyaan Taiwan dengan hati-hati dan tepat dan tidak mengirimkan sinyal yang salah kepada pasukan separatis yang mencari "kemerdekaan Taiwan," untuk menghindari merongrong hubungan China-AS serta perdamaian dan stabilitas di seluruh Selat Taiwan.
Ini adalah respon atas pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Ned Price bahwa Washington akan terus mempertimbangkan peluang untuk kunjungan ke Washington dan Taipei oleh otoritas tingkat senior untuk memajukan hubungan tidak resmi mereka.
"Kami mendesak Amerika Serikat untuk sepenuhnya memahami sifat sangat sensitif dari pertanyaan Taiwan dan mematuhi prinsip satu-China dan tiga komunike bersama China-AS," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying.
"Kami mendesak pihak AS untuk menghentikan praktik berbahaya menantang garis bawah dan bermain api seperti yang dilakukan pemerintahan sebelumnya," sambungnya. Baca juga: Taiwan: Perang Dagang AS-China Meningkatkan Upaya Beijing Mencuri Teknologi
Hua, seperti dilansir Xinhua pada Sabtu (3/4/2021), menyerukan untuk menangani pertanyaan Taiwan dengan hati-hati dan tepat dan tidak mengirimkan sinyal yang salah kepada pasukan separatis yang mencari "kemerdekaan Taiwan," untuk menghindari merongrong hubungan China-AS serta perdamaian dan stabilitas di seluruh Selat Taiwan.
Lihat Juga :