Penyakit Mengerikan Pemakan Daging Manusia Muncul di Tepi Pantai Australia

Kamis, 01 April 2021 - 00:00 WIB
loading...
A A A
Di Australia, di mana kasus ulkus telah tercatat sejak tahun 1940-an, peningkatan infeksi baru-baru ini telah membawa perhatian baru pada penyakit yang terabaikan. Hal itu, seiring dengan meningkatnya minat global pada penyakit menular, telah meningkatkan harapan bahwa para ilmuwan akhirnya memiliki sumber daya untuk memecahkan kodenya.

Wilayah yang terpukul paling parah di Australia adalah Semenanjung Mornington, di negara bagian Victoria. Lebih dari 180 kasus per tahun telah dilaporkan di negara bagian itu sejak 2016, memuncak pada 2018 yakni 340 kasus. Pada Februari, penyakit ini merayap lebih jauh ke pinggiran kota Melbourne, sebuah kota berpenduduk 5 juta orang.

Tidak ada yang tahu persis bagaimana infeksi penyakit ini menyebar atau mengapa itu menyebar di Semenanjung Mornington, wilayah makmur yang berjarak kurang dari 50 mil dari Melbourne di mana kafe berjejer di jalan raya yang rindang dan ribuan turis berkunjung setiap tahun.

Para ilmuwan berpikir bahwa ulkus Buruli—dan hingga 75% penyakit yang muncul, termasuk virus corona—bersifat zoonosis, yang berarti ia berpindah dari hewan ke manusia. Mereka mengatakan penyakit zoonosis menjadi lebih umum sebagian karena perambahan manusia di lingkungan liar.

Mengenai lonjakan kasus di Victoria, teori terkemuka adalah bahwa posum, hewan berkantung asli Australia, membawa bakteri, yang kemudian ditularkan ke manusia oleh nyamuk yang bersentuhan dengan kotoran hewan tersebut.

"Bakteri tersebut telah lama ada, tetapi apa yang kami lakukan tersandung ke dalamnya dan mungkin membantunya memperkuat dan menimbulkan korban tanpa disadari," kata Dr Paul Johnson, seorang dokter dan profesor penyakit menular di Austin Health di Melbourne.

"Kami telah menyediakan situasi yang dapat berkembang dengan cepat dan menyebabkan penyakit pada manusia.”

Dalam beberapa tahun terakhir, karena perhatian terhadap penyakit tersebut telah meningkatkan dana untuk penelitian, Johnson dan yang lainnya telah mencoba untuk mencari tahu bagaimana tepatnya ulkus Buruli ditularkan. Untuk menguji teori mereka, para ilmuwan bekerja untuk mengurangi jumlah nyamuk di Semenanjung Mornington untuk melihat apakah kasus ulkus Buruli juga turun.

Pada hari Sabtu di akhir Februari, Johnson dan Tim Stinear, seorang profesor mikrobiologi di Institut Doherty di Universitas Melbourne, memimpin tim yang terdiri lebih dari selusin peneliti—mengenakan rompi kuning bertuliskan "Beating Buruli in Victoria”—saat mereka mengatur perangkap nyamuk di pinggiran kota Semenanjung Mornington.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini Gabung Aliansi 40 Negara untuk Misi Pasca-perang di Selat Hormuz
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Erdogan: Israel Makin...
Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam
Rekomendasi
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
DeepSeek AI China Diblokir...
DeepSeek AI China Diblokir di Amerika Serikat, Italia, Australia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved