Australia Mulai Produksi Rudal Kendali untuk Perkuat Pertahanan

Rabu, 31 Maret 2021 - 11:37 WIB
loading...
Australia Mulai Produksi...
Truk membawa rudal di Australia. Foto/lowy institute
A A A
CANBERRA - Australia akan mulai memproduksi rudal kendali sendiri dalam kerja sama dengan Amerika Serikat (AS) untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya.

Menyebut "lingkungan global yang berubah", Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan akan bermitra dengan produsen senjata untuk membangun rudal yang akan menciptakan ribuan lapangan pekerjaan serta peluang ekspor.

Morrison mengatakan akan menghabiskan USD761 juta untuk rencana itu sebagai bagian dari investasi sepuluh tahun yang besar di industri pertahanan dan pertahanan.

Baca juga: Cegat Armada Bomber Rusia di Eropa, NATO Kirim Jet Tempur 10 Kali Sehari

“Menciptakan kemampuan kedaulatan kami sendiri di tanah Australia sangat penting untuk menjaga keamanan warga Australia,” ungkap Morrison.

Baca juga: Wow, Bulan Purnama Bantu Bebaskan Kapal Kandas di Terusan Suez

Australia adalah bagian dari aliansi intelijen "Lima Mata", bersama dengan AS, Kanada, Inggris, dan Selandia Baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
27 Orang Tewas Akibat...
27 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Bar Bangkok, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Mensesneg Sebut Pengunduran...
Mensesneg Sebut Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus Tidak Pakai Keppres
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi, Nasibnya di Satgas PKH Belum Jelas
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Infografis
Korut akan Kirim 150...
Korut akan Kirim 150 Rudal Balistik untuk Bantu Perang Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved