Terlibat ISIS, Seorang Pria Indonesia Hendak Bunuh Mahathir Mohamad
Sabtu, 27 Maret 2021 - 11:15 WIB
loading...
Mantan perdana menteri Malaysia Mahathir Mohamad. Foto/REUTERS
A
A
A
KUALA LUMPUR - Seorang pria Indonesia dan dua pria Malaysia telah merencanakan untuk membunuh mantan perdana menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad dan beberapa menteri negara itu tahun lalu. Para tersangka merupakan bagian dari sel teroris ISIS .
Kepala Polisi Diraja Malaysia Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Abdul Hamid Bador mengatakan ketiga pria itu termasuk di antara enam orang yang ditangkap di Kuala Lumpur, Selangor, Perak dan Penang pada 6 Januari dan 7 Januari tahun lalu karena terlibat dengan kelompok teroris ISIS.
Baca juga: Ibu Muda Ini Tinggalkan Bayinya Mati Kelaparan demi Pesta 6 Hari
"Mereka adalah bagian dari sel ISIS yang dibentuk pada 2019 yang bertujuan untuk mempromosikan ideologi Salafi Jihadi, merekrut anggota baru, dan melancarkan serangan di Malaysia," katanya tanpa merinci identitas para tersangka.
Abdul Hamid menambahkan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (27/3/2021) bahwa penyelidikan mengungkapkan bahwa ketiga pria itu mengancam akan membunuh Mahathir dan beberapa anggota kabinetnya karena mereka dipandang sebagai pemerintah sekuler.
"Mereka juga berencana melancarkan serangan di kasino di Dataran Tinggi Genting dan pabrik bir di Lembah Klang," katanya, seperti dilansir The Star.
Kepala Polisi Diraja Malaysia Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Abdul Hamid Bador mengatakan ketiga pria itu termasuk di antara enam orang yang ditangkap di Kuala Lumpur, Selangor, Perak dan Penang pada 6 Januari dan 7 Januari tahun lalu karena terlibat dengan kelompok teroris ISIS.
Baca juga: Ibu Muda Ini Tinggalkan Bayinya Mati Kelaparan demi Pesta 6 Hari
"Mereka adalah bagian dari sel ISIS yang dibentuk pada 2019 yang bertujuan untuk mempromosikan ideologi Salafi Jihadi, merekrut anggota baru, dan melancarkan serangan di Malaysia," katanya tanpa merinci identitas para tersangka.
Abdul Hamid menambahkan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (27/3/2021) bahwa penyelidikan mengungkapkan bahwa ketiga pria itu mengancam akan membunuh Mahathir dan beberapa anggota kabinetnya karena mereka dipandang sebagai pemerintah sekuler.
"Mereka juga berencana melancarkan serangan di kasino di Dataran Tinggi Genting dan pabrik bir di Lembah Klang," katanya, seperti dilansir The Star.
Lihat Juga :