Bawa 30 Jet Tempur Rafale, Kapal Induk Nuklir Prancis Mampir di Abu Dhabi

Jum'at, 26 Maret 2021 - 10:22 WIB
loading...
Bawa 30 Jet Tempur Rafale,...
Jet-jet tempur Rafale ditempatkan di atas dek kapal induk bertenaga nuklir Prancis, Charles de Gaulle, saat singgah di Abu Dhabi, Kamis (25/3/2021). Foto/Angkatan Laut Prancis
A A A
ABU DHABI - Kapal induk bertenaga nuklir Prancis ; Charles de Gaulle, mampir di Abu Dhabi pada hari Kamis sebagai bagian dari penyebaran untuk menunjukkan kebebasan navigasi di perairan kawasan itu. Kapal ini membawa 30 jet tempur Rafale dan pesawat lainnya.

Kapal utama Angkatan Laut Prancis itu berlabuh di pelabuhan Mina Zayed dengan dikawal tiga kapal perang negara-negara NATO serta kapal selam dan kapal pengisian bahan bakar.

Baca juga: Biden: China Tak Akan Bisa Kalahkan AS Jadi Negara Terkuat di Dunia

Kedatangannya di ibu kota Uni Emirat Arab (UEA) merupakan bagian dari penyebaran selama empat bulan melalui Mediterania Timur, Laut Merah, Samudra Hindia, dan Teluk Arab yang disebut "Clemenceau 21", yang mencakup operasi dengan koalisi melawan ISIS.

Tiga kapal perang NATO yang mengawal kapal induk Prancis itu adalah fregat dari Yunani dan Belgia serta kapal perusak Angkatan Laut Amerika Serikat; USS Porter.

"Misi utama penyebaran Clemenceau 21 adalah perang melawan terorisme, melawan Daesh," kata Laksamana Muda Marc Aussedat yang menggunakan akronim Arab untuk nama lain dari ISIS.

"Kami juga ditempatkan di wilayah strategis di mana kepentingan Prancis, kepentingan Eropa, kepentingan sekutu dipertaruhkan dan ini adalah alat untuk menyebarkan stabilitas dan mengingatkan semua orang akan pentingnya kebebasan navigasi, dan kebebasan bertindak dari laut," ujarnya, seperti dikutip Arab News, Jumat (26/3/2021).

Iran dan proksinya telah dituduh melakukan serangkaian serangan terhadap kapal-kapal pengiriman di beberapa rute maritim tersibuk di dunia di sekitar Semenanjung Arab.

Kapal induk Charles de Gaulle, yang membawa 30 jet tempur Rafale Marine dan dua pesawat peringatan dini dan kontrol E-2C Hawkeye, akan tetap berada di Abu Dhabi hingga Rabu depan.

Baca juga: Ditembakkan Korut, Ini Penampakan Rudal Taktis Berhulu Ledak 2,5 Ton

Sejak meninggalkan pangkalannya di Toulon bulan lalu, kapal induk itu telah mengambil bagian dalam sejumlah latihan termasuk latihan bersama dengan AS, Jepang dan Yunani di Laut Arab minggu ini.

Bulan depan, kapal induk itu akan mengambil bagian dalam latihan dengan India dan UEA sebelum kembali ke Mediterania Timur untuk melanjutkan pekerjaannya dengan koalisi anti-ISIS.

Guillaume Pinget, komandan Charles de Gaulle, mengatakan pemberhentian di Abu Dhabi memungkinkan kru untuk beristirahat dan berhubungan kembali dengan keluarga dan teman setelah 40 hari di laut.

“Singgah di Abu Dhabi merupakan kesempatan untuk melakukan operasi logistik dan melakukan pekerjaan perawatan di kapal,” ucapnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Di Ambang Perang, India...
Di Ambang Perang, India Borong 26 Jet Tempur Rafale
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved