Terungkap, Gerombolan UFO Ganggu 3 Kapal Perang AS
Kamis, 25 Maret 2021 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
"Cahaya putih diidentifikasi melayang di atas dek penerbangan kapal," bunyi entri lainnya.
“Dua UAV terlihat dari sayap kanan,” bunyi catatan entri dari USS Rafael Peralta, yang diikuti dengan entri lain enam menit kemudian berbunyi; “Empat UAV terlihat dari kanan jembatan.”
Kapal-kapal Angkatan Laut AS, yang dilengkapi dengan sensor, radar, pencitraan termal, dan sistem elektro-optik, tetap tidak dapat melacak gerombolan UAV saat mereka menghilang.
Pada 15 Juli 2019, kapal-kapal tersebut menghubungi kapal pesiar Carnival Imagination, yang sedang berlayar di dekatnya, untuk memastikan apakah objek-objek terbang misterius itu berasal dari sana.
Awak kapal pesiar mengatakan bahwa gerombolan UAV itu bukan milik mereka, tetapi awak kapal itu mengaku melihat lima atau enam dari mereka terbang di sekitar kapal perusak Angkatan Laut Amerika.
Penampakan itu terjadi saat kapal perang terlibat dalam latihan militer sekitar 100 mil di lepas pantai Los Angeles—jauh di luar jangkauan drone komersial.
Baca juga: OPM Bakal Dinyatakan Teroris, Benny Wenda: Indonesia yang Teroris
“Dua UAV terlihat dari sayap kanan,” bunyi catatan entri dari USS Rafael Peralta, yang diikuti dengan entri lain enam menit kemudian berbunyi; “Empat UAV terlihat dari kanan jembatan.”
Kapal-kapal Angkatan Laut AS, yang dilengkapi dengan sensor, radar, pencitraan termal, dan sistem elektro-optik, tetap tidak dapat melacak gerombolan UAV saat mereka menghilang.
Pada 15 Juli 2019, kapal-kapal tersebut menghubungi kapal pesiar Carnival Imagination, yang sedang berlayar di dekatnya, untuk memastikan apakah objek-objek terbang misterius itu berasal dari sana.
Awak kapal pesiar mengatakan bahwa gerombolan UAV itu bukan milik mereka, tetapi awak kapal itu mengaku melihat lima atau enam dari mereka terbang di sekitar kapal perusak Angkatan Laut Amerika.
Penampakan itu terjadi saat kapal perang terlibat dalam latihan militer sekitar 100 mil di lepas pantai Los Angeles—jauh di luar jangkauan drone komersial.
Baca juga: OPM Bakal Dinyatakan Teroris, Benny Wenda: Indonesia yang Teroris
Lihat Juga :