Penyiar TV Ini Diserang Wanita Telanjang saat Siaran Langsung
Kamis, 25 Maret 2021 - 12:10 WIB
loading...
A
A
A
Pembawa acara juga mengungkapkan bahwa penyerangnya telah dibawa ke Rumah Sakit Obregia, sebuah rumah sakit jiwa di Bucharest, di mana dia akan menjalani pemeriksaan.
Baca juga: Kemaluan Pria Ini 'Mati' Digigit Istrinya karena Bermalam dengan Istri Kedua
Berbicara tentang pesan kebencian yang dia terima tahun ini, Vaida memberi tahu rekan kerjanya; "Menyakitkan bagi saya bahwa tahun ini pandemi di mana banyak orang kehilangan orangtua, saudara laki-laki, saudara perempuan, orang yang mereka cintai— tahun di mana ratusan ribu orang meninggal di seluruh Eropa, jutaan orang di dunia—tahun ini tidak mengajarkan apa pun kepada kami."
"Tahun ini membuat kami pulang, untuk tinggal bersama keluarga, dengan anak-anak, dengan suami, dengan istri, untuk saling mencintai, untuk mengisolasi diri kita sendiri mungkin untuk suatu tujuan. Orang-orang tampaknya menjadi lebih buruk. Orang-orang menjadi jahat, orang-orang merasa bahwa menjadi pembenci itu keren. Orang-orang merasa bahwa mengutuk, menghina, melempar batu—tidak hanya secara kiasan—secara harfiah di kepala orang-orang yang muncul di televisi, atau yang mengungkapkan pendapat atau yang mewakili stasiun televisi, atau acara, atau dari sudut pandang visual, orang sudah terbiasa menyerang mereka dengan peluru, dengan kata-kata yang jelek," paparnya.
Hingga kini polisi Rumania belum mengungkap identitas penyerang dan motif serangannya.
Baca juga: Kemaluan Pria Ini 'Mati' Digigit Istrinya karena Bermalam dengan Istri Kedua
Berbicara tentang pesan kebencian yang dia terima tahun ini, Vaida memberi tahu rekan kerjanya; "Menyakitkan bagi saya bahwa tahun ini pandemi di mana banyak orang kehilangan orangtua, saudara laki-laki, saudara perempuan, orang yang mereka cintai— tahun di mana ratusan ribu orang meninggal di seluruh Eropa, jutaan orang di dunia—tahun ini tidak mengajarkan apa pun kepada kami."
"Tahun ini membuat kami pulang, untuk tinggal bersama keluarga, dengan anak-anak, dengan suami, dengan istri, untuk saling mencintai, untuk mengisolasi diri kita sendiri mungkin untuk suatu tujuan. Orang-orang tampaknya menjadi lebih buruk. Orang-orang menjadi jahat, orang-orang merasa bahwa menjadi pembenci itu keren. Orang-orang merasa bahwa mengutuk, menghina, melempar batu—tidak hanya secara kiasan—secara harfiah di kepala orang-orang yang muncul di televisi, atau yang mengungkapkan pendapat atau yang mewakili stasiun televisi, atau acara, atau dari sudut pandang visual, orang sudah terbiasa menyerang mereka dengan peluru, dengan kata-kata yang jelek," paparnya.
Hingga kini polisi Rumania belum mengungkap identitas penyerang dan motif serangannya.
(min)
Lihat Juga :