ASEAN Didesak Tinggalkan Doktrin Non-Intervensi demi Menolong Myanmar
Jum'at, 19 Maret 2021 - 15:55 WIB
loading...
A
A
A
Apabila upaya-upaya tersebut masih gagal, Rainsy dan para tokoh tersebut mendesak agar pemerintah negara ASEAN bersatu dan menangguhkan keanggotaan Myanmar di ASEAN. Setelah itu, memberlakukan sanksi perdagangan dan ekonomi yang ditargetkan melawan junta militer dan rekan-rekannya.
Baca juga: Disergap Siang Bolong, 13 Polisi Dibantai Geng Bersenjata
"ASEAN sudah terlalu lama memegang doktrin non-intervensi. Mungkin itu diperlukan pada masa lalu, tetapi situasi sekarang mendesak karena sudah berkali-kali ASEAN gagal dalam menangani krisis dan masalah di wilayahnya akibat doktrin tersebut. Ini waktunya kita semua bersatu dan menggunakan pendekatan baru,” kata Rainsy.
Baca juga: Disergap Siang Bolong, 13 Polisi Dibantai Geng Bersenjata
"ASEAN sudah terlalu lama memegang doktrin non-intervensi. Mungkin itu diperlukan pada masa lalu, tetapi situasi sekarang mendesak karena sudah berkali-kali ASEAN gagal dalam menangani krisis dan masalah di wilayahnya akibat doktrin tersebut. Ini waktunya kita semua bersatu dan menggunakan pendekatan baru,” kata Rainsy.
(min)
Lihat Juga :