Sebut Tentara Wanita Lemahkan Militer AS, Anchor TV Tuai Kecaman

Jum'at, 12 Maret 2021 - 12:51 WIB
loading...
Sebut Tentara Wanita...
Sebut tentara wanita lemahkan militer AS, pembawa acara televisi tuai kecaman. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Para pemimpin militer dan kelompok veteran mengecam seorang pembawa acara televisi setelah mengatakan bahwa meningkatnya jumlah anggota tentara wanita telah melemahkan angkatan bersenjata Amerika Serikat (AS).

Tucker Carlson adalah pembawa acara televisi konservatif dan komentator politik yang menjadi host bincang-bincang politik malam Tucker Carlson Tonight di Fox News.

Selama acaranya, Carlson menunjukkan foto Angkatan Udara dari seorang letnan satu yang memodelkan seragam maternitas, menyebut seragam tersebut sebagai "ejekan militer AS".



"Sementara militer China menjadi lebih maskulin saat mengumpulkan angkatan laut terbesar di dunia, militer kami, seperti yang dikatakan Joe Biden, perlu menjadi lebih feminin - apa pun arti feminin lagi karena pria dan wanita tidak lagi ada," kata Carlson, NBC News melaporkan.

"Intinya adalah ini di luar kendali dan Pentagon akan ikut serta. Sekali lagi, ini adalah ejekan terhadap militer AS dan misi intinya, yaitu memenangkan perang," imbuh Carlson, yang juga seorang jurnalis cetak pada 1990-an, telah menjadi pembawa acara di segmen Fox News sejak 2016.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
Tegas! Roy Suryo dan...
Tegas! Roy Suryo dan Dokter Tifa Menolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved