AS Bantah Setuju Cairkan Uang Iran di Berbagai Negara

Kamis, 11 Maret 2021 - 21:25 WIB
loading...
AS Bantah Setuju Cairkan...
Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken membantah laporan bahwa pihaknya telah setuju untuk melepas seluruh dana Iran yang dibekukan di berbagai negara. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) , Antony Blinken membantah laporan bahwa pihaknya telah setuju untuk melepas seluruh dana Iran yang dibekukan di berbagai negara.Total dana Iran yang dibekukan sebagai dampak dari sanksi AS adalah USD 3 miliar.

"Tidak, laporanya tidak benar," kata Blinken saat ditanya soal Washington telah setuju melepas dana Iran, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (11/3/2021).Baca juga: AS Diklaim Setuju Cairkan Dana Iran di Irak, Oman, dan Korea Selatan

Disinggung apakah AS akan melepaskan dana Iran yang dibekukan, Blinken mengatakan bahwa hal itu mungkin saja dilakukan jika Teheran memenuhi kewajiban mereka berdasarkan kesepakatan nuklir.

"Jika Iran kembali memenuhi kewajibannya berdasarkan perjanjian nuklir, kami akan memberikan keringanan sanksi. Tetapi kecuali dan jika Iran kembali patuh, mereka tidak akan mendapatkan bantuan itu," ungkapnya.

Dikesempatan yang sama, Blinken juga mengatakan bahwa bola saat ini berada di pengadilan Iran, untuk membuktikan bahwa mereka serius untuk kembali terlibat dalam pembicaraan soal kesepakatan nuklir dengan AS.

“Kami mengatakan kami akan hadir dan Iran, sejauh ini, mengatakan tidak. Saya pikir bola ada di pengadilan mereka untuk melihat apakah mereka serius untuk terlibat kembali atau tidak, " ujarnya.

Blinken mengulangi sikap sebelumnya, bahwa AS percaya kesepakatan dengan Iran adalah untuk kepentingan terbaiknya. "Kami memiliki kepentingan untuk membawa Iran kembali ke kesepakayan nuklir itu," katanya.

Dia menambahkan bahwa cara paling berkelanjutan dan terbaik untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir adalah melalui diplomasi yang berpikiran keras.Baca juga: Meteor Meledak di Langit Amerika, Ledakannya Setara 200 Kg TNT
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
Berita Terkini
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved