Lagi, Anggota Partai Suu Kyi Meninggal di Tahanan Militer Myanmar

Rabu, 10 Maret 2021 - 14:11 WIB
loading...
Lagi, Anggota Partai...
Orang-orang menghadiri pemakaman Khin Maung Latt, 58, ketua lingkungan Liga Nasional untuk Demokrasi di Yangon, pada 7 Maret. Foto/Nikkei
A A A
NAYPYITAW - Seorang pejabat dari partai pemimpin Myanmar yang digulingkan Aung San Suu Kyi meninggal dalam tahanan, diduga akibat penyiksaan. Menurut sebuah kelompok pengawas ini adalah kematian kedua anggota partai Aung San Suu Kyi saat berada dalam tahanan pasukan junta Myanman dalam minggu ini.

Seorang anggota parlemen Myanmar yang dibubarkan, Ba Myo Thein mengatakan, pejabat partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) Zaw Myat Linn, ditangkap sekitar pukul 01.30 pagi. Dia adalah pejabat kedua dari NLD yang meninggal dalam tahanan.

"Sekarang, pihak kerabat sedang berusaha mengambil jenazahnya di Rumah Sakit Militer," katanya seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu (10/3/2021).



Kematian tersebut telah menimbulkan keprihatinan tentang kondisi dan perlakuan yang diterima para tahanan dalam penahanan. Sejak militer merebut kekuasaan dalam kudeta pada 1 Februari, pasukan keamanan dengan cepat bergerak untuk membungkam perbedaan pendapat dan menangkap pejabat pemerintah, pengunjuk rasa, jurnalis, pegawai negeri dan pekerja LSM, serta media independen yang tertindas.

"Banyak orang telah diambil secara sewenang-wenang dalam penggerebekan di malam hari dan keluarga mereka tidak tahu di mana orang yang mereka cintai, atau bagaimana kondisi mereka," kata Perserikatan Bangsa-Bangsa seperti dilansir dari CNN.

Human Rights Watch mengatakan bahwa orang-orang yang dihilangkan secara paksa lebih mungkin menjadi sasaran penyiksaan atau penganiayaan daripada orang lain yang ditangkap.

"Zaw Myat Lynn, yang adalah kepala sebuah lembaga pendidikan, diumumkan meninggal hari ini karena cedera yang disebabkan penyiksaan setelah penggerebekan malam hari yang sewenang-wenang," kata Asosiasi Bantuan Kelompok Pengawas untuk Tahanan Politik (AAPP) dalam sebuah pernyataan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Klasemen Piala AFF U-19...
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Sejajar Vietnam
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Berita Terkini
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved