Ketika 'Setan' Cari Teman Kencan di Stasiun Kereta Boston

Rabu, 10 Maret 2021 - 19:46 WIB
loading...
Ketika Setan Cari Teman...
Otoritas Transportasi Teluk Massachusetts menuturkan Setan tersebut ternyata hanyalah seorang pria biasa berusia 22 tahun. Foto/Ist
A A A
BOSTON - Sang pangeran kegelapan tampaknya sedang kesepian dan mencari teman kencan. Sang "Setan" memilih stasiun kereta bawah tanah Boston, Amerika Serikat (AS) untuk mencari wanita yang akan menjadi teman kencannya.

Menurut Otoritas Transportasi Teluk Massachusetts, seorang wanita tiba-tiba berteriak dan berlari ke arah petugas yang berjaga di sekitar stasiun kereta bawah tanah.Baca juga: Dipukuli dengan Tongkat, Ritual Pengusiran Setan Tewaskan Gadis 9 Tahun

Wanita itu, yang diketahui berusia 20 tahun, mengaku didekati seorang pria berpakaian serba hitam, termasuk topeng yang menutupi seluruh wajahnya.

"Wanita itu mengatakan kepada polisi bahwa pria itu mengetik sesuatu di teleponnya dan mengulurkan tangannya ke arahnya, menampilkan pesan yang berbunyi "Saya Setan," lalu menatapnya," kata polisi, seperti dilansir Sfgate pada Rabu (10/3/2021).

Wanita itu mengatakan, pertemuan dengan sosok misterius itu membuatnya takut. Dia lalu menunjukkan "Setan" tersebut kepada polisi, yang ternyata hanyalah seorang pria biasa berusia 22 tahun

Pria tersebut mengatakan kepada petugas bahwa dia hanya menggoda dan mencoba melucu. "Saya akan mencoba dan mendapatkan nomor teleponnya," kata pria yang tidak disebutkan namanya itu kepada polisi.

Petugas kemudian memberitahu bahwa tindakannya tidak lucu dan pria tersebut diusir dari stasiun. Wanita itu sendiri dikawal oleh polisi sampai ke tempat tujuannya.Baca juga: Cha Eun-Woo Dikabarkan akan Jadi Pendeta Pengusir Setan, Main Bareng Seo Ye-Ji
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Korut Lipat Gandakan...
Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!
Rekomendasi
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Berita Terkini
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved