Pertama Kalinya, Pemerintahan Biden Beri Sanksi kepada Iran

Rabu, 10 Maret 2021 - 11:19 WIB
loading...
Pertama Kalinya, Pemerintahan...
AS menjatuhkan sanksi kepada Iran dengan memasukkan dua interogator IRGC ke dalam daftar hitam. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) memasukkan ke dalam daftar hitam (blaklist) dua interogator Garda Revolusi Iran (IRGC) atas pelanggaran hak asasi manusia selama aksi protes 2019 dan 2020. Sanksi ini dijatuhkan di tengah kebuntuan Washington dan Teheran terkait menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 .

Ini adalah langkah pertama pemerintah AS di bawah Presiden Joe Biden untuk menjatuhkan sanksi kepada Iran . Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengumumkan saksi terhadap interogator IRGC Ali Hemmatian dan Masoud Safdari.

"(Sanksi diberikan) keterlibatan dalam pelanggaran berat hak asasi manusia, yaitu penyiksaan dan/atau perlakuan atau hukuman yang kejam, tidak manusiawi, atau merendahkan martabat politik dan orang-orang yang ditahan selama protes pada tahun 2019 dan 2020 di Iran," kata Blinken seperti dikutip dari Al Arabiya, Rabu (10/3/2021).



Kedua pejabat Iran dan anggota keluarga dekat mereka sekarang dilarang memasuki Amerika Serikat.

"Kami akan terus mempertimbangkan semua alat yang tepat untuk membebankan balasan pada mereka yang bertanggung jawab atas perlakukan kejam dan pelanggaran hak asasi manusia di Iran," kata Blinken seperti dikutip dari Reuters.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price mengatakan, Amerika dapat mengejar kepentingannya dalam melarang Iran memperoleh senjata nuklir sambil juga menjelaskan bahwa akan ada konsekuensi bagi pelanggaran hak asasi manusia.

Baca juga: Gunakan Sentrifugal Canggih, Iran Mulai Perkaya Uranium di Fasilitas Nuklir Bawah Tanah

Pemerintahan Biden mengatakan siap untuk berbicara dengan Iran untuk melanjutkan kepatuhan dengan kesepakatan nuklir 2015. Namun, kedua pihak terbentur dengan pertanyaan siapa yang harus mengambil langkah pertama.

Iran mengatakan Amerika Serikat harus mencabut sanksi, sementara Washington mengatakan Teheran harus terlebih dahulu kembali mematuhi kesepakatan, yang telah dilanggar secara progresif sejak 2019.

Baca juga: Sanksi AS Tak Mempan, Iran Leluasa Jual Minyak ke China Secara Fantastis
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Berita Terkini
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Infografis
Saling Serang, Mengapa...
Saling Serang, Mengapa hanya Iran yang Dijatuhi Sanksi, Israel Tidak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved