Biden Hentikan Serangan Drone di Luar Zona Perang Dekat Pangkalan AS
Rabu, 10 Maret 2021 - 06:06 WIB
loading...
A
A
A
"Itu tidak dimaksudkan untuk menjadi permanen dan itu tidak berarti penghentian serangan,” papar dia.
Lihat infografis: Gertak Iran, B-52 AS dan F-15 Israel Berkeliaran di Teluk Persia
"Kami jelas fokus pada ancaman terus-menerus dari berbagai organisasi ekstremis brutal. Dan kami jelas masih akan berkomitmen bekerja dengan mitra internasional untuk melawan ancaman tersebut," ujar dia.
The New York Times mengatakan pedoman baru itu secara diam-diam diteruskan kepada komandan militer setelah Biden menjabat pada 20 Januari, tetapi baru terungkap dalam beberapa hari terakhir.
Sejak hari-hari pertamanya di Gedung Putih pada 2016, Trump telah mencabut kontrol yang diberlakukan pendahulunya Barack Obama pada operasi bersenjata melawan kelompok ekstremis, dengan mengatakan dia mempercayai para komandan di lapangan.
Serangan drone dengan cepat berlipat ganda setelah itu. Serangan drone menjadi satu-satunya bentuk operasi di beberapa negara di mana hanya segelintir pasukan khusus AS yang dikerahkan untuk mendukung pemerintah lokal, seperti di Somalia untuk memerangi kelompok al-Shebab, atau di Libya yang menargetkan ISIS.
Lihat infografis: Gertak Iran, B-52 AS dan F-15 Israel Berkeliaran di Teluk Persia
"Kami jelas fokus pada ancaman terus-menerus dari berbagai organisasi ekstremis brutal. Dan kami jelas masih akan berkomitmen bekerja dengan mitra internasional untuk melawan ancaman tersebut," ujar dia.
The New York Times mengatakan pedoman baru itu secara diam-diam diteruskan kepada komandan militer setelah Biden menjabat pada 20 Januari, tetapi baru terungkap dalam beberapa hari terakhir.
Sejak hari-hari pertamanya di Gedung Putih pada 2016, Trump telah mencabut kontrol yang diberlakukan pendahulunya Barack Obama pada operasi bersenjata melawan kelompok ekstremis, dengan mengatakan dia mempercayai para komandan di lapangan.
Serangan drone dengan cepat berlipat ganda setelah itu. Serangan drone menjadi satu-satunya bentuk operasi di beberapa negara di mana hanya segelintir pasukan khusus AS yang dikerahkan untuk mendukung pemerintah lokal, seperti di Somalia untuk memerangi kelompok al-Shebab, atau di Libya yang menargetkan ISIS.
Lihat Juga :