Fauci Ingatkan Negara Bagian AS Tak Buru-buru Cabut Pembatasan Covid-19

loading...
Fauci Ingatkan Negara Bagian AS Tak Buru-buru Cabut Pembatasan Covid-19
Fauci menyebut, pencabutan pembatasan yang terlalu dini bisa menyebabkan lonjakan kasus di AS. Foto/REUTERS
WASHINGTON - Penasihat medis untuk Covid-19 Gedung Putih, Anthony Fauci menuturkan, bahwa mulai terjadi penurunan kasus infeksi Covid-19 di Amerika Serikat (AS) . Namun, dia menyebut, pencabutan pembatasan yang terlalu dini bisa menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 di AS.

Fauci menuturkan, penurunan tersebut mulai mendatar, dengan kata lain kurvanya stabil di satu titik. Dia menyebut, jumlah infeksi di AS saat ini berkisar 70 hingga 60 kasus perhari dan itu adalah sesuatu yang tidak bisa diterima.Baca juga: Fauci Pastikan AS Bergabung dengan Covax, Bertahan di WHO

"Jadi pesan yang kami sampaikan adalah bahwa kami benar-benar ingin kembali dengan hati-hati dan perlahan tentang menarik kembali metode mitigasi," kata Fauci, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (8/3/2021).

"Tapi jangan hidupkan dan matikan sakelar itu, karena akan sangat berisiko untuk mengalami lonjakan lagi, yang mana kami tidak ingin terjadi karena kami mengalami stagnasi pada tingkat yang cukup tinggi. Kita menuju ke arah yang benar, kita hanya perlu bertahan di sana sedikit lebih lama," sambungnya.

Dia mengatakan bahwa pihaknya ingin memastikan orang-orang memahami bahwa ini tidak akan menjadi tidak terbatas.Baca juga: Kasus COVID-19 Bertambah 6.894, DKI Jakarta dan Jabar Tertinggi



"Kami perlu mundur secara bertahap, karena kami mendapatkan lebih banyak orang yang divaksinasi," ungkapnya. Fauci mengatakan bahwa vaksinasi akan meningkat secara dramatis pada bulan April dan Mei.

Pernyataan Fauci ini sendiri datang ketika negara bagian Texas dan Mississippi berencana mencabut mandat penggunaan masker dan pembatasan di dalam kantor, restoran, baru, serta tempat usaha lain pada pekan ini.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top