Paus Fransiskus Kunjungi Gereja Irak Tempat ISIS Bantai Hampir 60 Orang

Sabtu, 06 Maret 2021 - 12:27 WIB
loading...
Paus Fransiskus Kunjungi...
Paus Fransiskus bertemu para uskup dan jemaat di Syriac Catholic Cathedral of Our Lady of Deliverance di Baghdad 5 Maret 2021. Foto/CNN/Paul Haring
A A A
BAGHDAD - Paus Fransiskus , pemimpin Vatikan, telah tiba di Baghdad pada Jumat untuk memulai tur tiga hari di Irak untuk mempromosikan kerukunan antaragama. Dia mengunjungi sebuah gereja tempat hampir 60 orang dibantai kelompok ISIS dengan bom bunuh diri beberapa tahun lalu.

Kunjungan Paus ke Irak adalah perjalanan luar negeri pertamanya sejak pandemic COVID-19 dimulai. Lawatannya terjadi saat Irak menghadapi kebangkitan virus corona SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 dan serangan roket yang berkelanjutan.

Baca juga: Sambangi Irak, Paus Fransiskus: Hentikan Kekerasan dan Ekstremisme

“Kehadiran kepala Gereja Katolik pada saat pandemi, pada saat kerusuhan sipil, berbicara banyak bagi umat Kristiani di Irak,” kata Amir Hussain, ketua dan profesor studi teologi di Universitas Loyola Marymount,seperti dikutip The Denver Channel .

Paus berusia 84 tahun dan delegasinya semuanya telah divaksinasi. Tetapi sebagian besar warga Irak tidak melakukannya, yang menimbulkan kekhawatiran tentang potensi perjalanan itu untuk memicu infeksi.

Namun, Vatikan mengatakan protokol kesehatan sedang diberlakukan—dan pentingnya perjalanan jauh lebih besar daripada risikonya.

"Apa yang benar-benar kami khawatirkan adalah menyelamatkan nyawa orang dan kekerasan sektarian di Irak yang telah menelan ribuan korban," kata Hussain.

Setelah bertemu dengan para pemimpin Irak setibanya di sana, Paus mengunjungi sebuah gereja tempat pelaku bom bunuh diri kelompok ISIS menewaskan hampir 60 orang beberapa tahun lalu.

Minoritas Kristen di Irak, salah satu yang tertua di dunia, telah dianiaya dengan kejam selama 20 tahun terakhir, terutama selama pemberontakan kelompok ISIS.

Ulah ISIS telah menciptakan eksodus massal. Hanya sekitar 300.000 orang Kristen yang tersisa di negara itu hari ini, turun dari hampir 1,5 juta di awal tahun 2000-an.

"Ada gereja di Irak yang telah kembali selama berabad-abad. Ada orang Kristen di Irak yang telah menjadi Kristen di Irak sejak zaman Yesus. Saya pikir itu juga sangat penting untuk dilihat orang," kata Hussain.

Baca juga: Irak Kerahkan Pasukan Khusus untuk Amankan Kunjungan Paus Fransiskus

Melanjutkan upaya jangka panjangnya untuk meningkatkan hubungan dengan dunia Muslim, Paus Fransiskus bertemu pada hari Sabtu (6/3/2021) dengan Ayatollah Ali al-Sistani, pemimpin Syiah yang paling dihormati di negara itu.

"Dia akan berdiri dan datang ke pintu dan mengundang paus masuk. Itu akan menjadi momen yang luar biasa dari dua orang tua lemah yang bekerja bersama untuk perdamaian," kata Hussain.

Untuk sebuah negara yang telah tercabik-cabik oleh perang selama beberapa dekade, perjalanan kepausan merupakan kesempatan luar biasa untuk menunjukkan stabilitas relatifnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Bukan 1, Israel Operasikan...
Bukan 1, Israel Operasikan 2 Pangkalan Rahasia di Irak untuk Perang Melawan Iran
Militer Baghdad Sangkal...
Militer Baghdad Sangkal Ada Pangkalan Rahasia Israel di Irak untuk Serang Iran
Heboh Pangkalan Rahasia...
Heboh Pangkalan Rahasia Israel di Irak: Landasan Pacu Era Saddam Hussein hingga Helikopter Mencurigakan
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Cukur Uzbekistan 5-0: Kebangkitan Ronaldo
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
Berita Terkini
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infografis
Uang Gambar Orang Utan...
Uang Gambar Orang Utan Diburu, Ada yang Jual Hampir Rp100 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved