Pelecehan Seks Online pada Anak di UE Meningkat Saat Lockdown Covid-19

Selasa, 19 Mei 2020 - 03:01 WIB
loading...
Pelecehan Seks Online...
Direktur Europol Catherine De Bolle. Foto/REUTERS
A A A
BRUSSELS - Pelecehan seks online pada anak di Uni Eropa (UE) meningkat selama pandemi Covid-19. Badan penegak hukum UE, Europol memperingatkan lebih banyak kasus dapat muncul saat sekolah dibuka lagi ketika pemantauan guru dilanjutkan.

Kejahatan siber meningkat selama pandemi dengan banyak orang terpaksa bekerja dan belanja online.

“Apa yang paling mengkhawatirkan ialah meningkatnya aktivitas online oleh mereka yang mencari materi pelecehan seksual anak,” ungkap Direktur Europol Catherine De Bolle pada Parlemen UE.

De Bolle yang juga mantan kepala kepolisian Belgia menyatakan peningkatan aktivitas pedofil yang dilaporkan otoritas penegak hukum nasional dari 27 negara UE menunjukkan peningkatan akses pada website ilegal untuk pertukaran materi seks anak.

Dia menjelaskan, investigator Europol juga mencegat para pelaku yang mengklaim akses lebih mudah pada anak dalam percakapan di web gelap, bagian internet yang hanya dapat diakses dengan software khusus atau otorisasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Berita Terkini
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Infografis
10 Paspor Terkuat di...
10 Paspor Terkuat di Dunia pada 2026, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved