Israel Tuding Iran Lakukan 'Terorisme Lingkungan'

Jum'at, 05 Maret 2021 - 00:58 WIB
loading...
Israel Tuding Iran Lakukan...
Israel menuding Iran telah menumpahkan minyak ke laut sebagai bentuk serangan lingkungan. Foto/Yahoo
A A A
TEL AVIV - Menteri perlindungan lingkungan Israel , Gila Gamliel mengatakan, Iran bertanggung jawab atas tumpahan minyak baru-baru ini dan merusak pantainya. Tanpa bukti, menteri Israel mengklaim insiden itu sebagai bentuk "terorisme lingkungan."

Gamliel mengatakan setelah penyelidikan dua minggu yang bertujuan untuk "mendapatkan kapal kriminal" yang bertanggung jawab atas tar licin tersebut, kementeriannya telah mengidentifikasi sebuah kapal tanker berbendera Panama bernama Emerald, yang menyelundupkan minyak dari Iran ke Suriah yang melanggar sanksi internasional.

"Kapal itu berlayar melalui Teluk dan Laut Merah dengan kontak pelacakan radio dan satelit yang terputus-putus sebelum membuang minyak di Mediterania timur antara 1 dan 2 Februari," katanya.



"Sekarang berlabuh di Iran," tambahnya seperti dikutip dari The Guardian, Jumat (5/3/2021).

Data pelacakan kapal dari Refinitiv menunjukkan Emerald melaporkan posisinya setelah melewati Terusan Suez pada 1 Februari dan sekali lagi di Turki dua hari kemudian, menunjukkan ia lewat di dekat Israel sekitar waktu para pejabat Israel percaya tumpahan itu terjadi.

Kementerian perlindungan lingkungan Israel mengatakan memiliki bukti "tidak langsung" daripada "forensik" bahwa ini adalah kapal di balik tumpahan minyak. Ia menambahkan itu telah mengesampingkan sumber lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Tegas! Wali Kota New...
Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!
Rekomendasi
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Berita Terkini
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved