Bakal Jadi Sejarah, Paus Fransiskus Akan Kunjungi Ulama Top Syiah Irak

Kamis, 04 Maret 2021 - 06:04 WIB
loading...
A A A
Belum Terjadi Sebelumnya

“Ini jelas merupakan peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya dan masalah besar,” kata Marsin Alshamary, seorang peneliti di Brookings Institution, seperti dikutip AFP, Kamis (4/3/2021).

Dia mengatakan sekolah pemikiran Najaf tentang Islam terlibat dalam dialog antaragama setelah invasi pimpinan AS ke Irak pada tahun 2003, dan perang saudara berdarah antara Syiah dan Sunni.

Sistani berulang kali menyatakan bahwa Muslim dilarang membunuh orang lain. Pada tahun 2014, bagaimanapun, ketika kelompok ISIS mendekati Baghdad, dia meminta orang Irak untuk mengangkat senjata untuk mengusir para “jihadis” tersebut.

“Kunjungan paus ini mengirimkan pesan politik yang kuat untuk seorang tokoh yang sangat terkait dengan pertahanan Irak,” imbuh Myriam Benraad, seorang ilmuwan politik Prancis yang mengkhususkan diri di dunia Arab.

Sistani mewujudkan salah satu dari dua aliran Syiah modern, yaitu aliran Najaf, yang membedakan antara politik dan agama.

Baca juga: Situasi Myanmar di Ambang Perang Nyata, Sudah 38 Tewas sejak Kudeta

Sebaliknya, sekolah yang berbasis di sekitar kota suci Qom di Iran percaya bahwa pemimpin agama tertinggi juga harus memerintah negara, mengikuti contoh pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

"Para Syiah di Irak ingin Vatikan dan dunia Barat mendukung mereka melawan cengkeraman yang dimiliki Iran, yang ingin menelan Najaf," kata biarawan Dominika Irak, Amir Jaje, seorang tokoh terkemuka dalam dialog antar-agama.

Sejak kunjungan paus diumumkan, ulama Syiah telah bekerja keras untuk memastikan kunjungan itu termasuk perjalanan ke Najaf.

Sejarawan Pierre-Jean Luizard, seorang spesialis di Irak, mencatat bahwa Sistani juga menyadari "momen keputusasaan dan ketidakpuasan terhadap segala sesuatu yang sakral", terutama di antara kaum muda—dan tidak dapat mengabaikan status global paus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Ulama Syiah: Keinginan...
Ulama Syiah: Keinginan AS dan Israel Dibawa hingga Liang Kubur Mereka
Bukan 1, Israel Operasikan...
Bukan 1, Israel Operasikan 2 Pangkalan Rahasia di Irak untuk Perang Melawan Iran
Protes Penindasan dan...
Protes Penindasan dan Bantu AS Serang Iran, Warga Syiah Mulai Melawan di Bahrain
Militer Baghdad Sangkal...
Militer Baghdad Sangkal Ada Pangkalan Rahasia Israel di Irak untuk Serang Iran
Heboh Pangkalan Rahasia...
Heboh Pangkalan Rahasia Israel di Irak: Landasan Pacu Era Saddam Hussein hingga Helikopter Mencurigakan
Piala Dunia 2026: Haaland...
Piala Dunia 2026: Haaland Ngamuk, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved