Diplomat Beijing Labeli Warga Australia Pengkritik China ‘Bajingan’

loading...
Diplomat Beijing Labeli Warga Australia Pengkritik China ‘Bajingan’
Transkrip pidato diplomat China yang berisi kata kasar untuk para warga Australia yang mengkritik rezim Beijing. Foto/Screenshot news.com.au
CANBERRA - Seorang diplomat senior Beijing telah menggunakan kata yang menghina, yakni “bajingan”, untuk menggambarkan orang-orang Australia yang mengkritik China . Namun kata itu diam-diam dihilangkan dalam terjemahan bahasa Inggris dari pidatonya.

Diplomat top bernama Wang Xining mengeklaim ada “beberapa bayangan” yang menggelapkan hubungan antara China dan Australia dalam pidatonya di National Press Club.

Baca juga: China Percepat Kemampuan Luncurkan Rudal Nuklir untuk Balas Serangan Musuh

Berbicara pada makan malam Tahun Baru Imlek di Canberra Kamis malam lalu, Wang Xining—yang menjabat sebagai Wakil Kepala Misi China—membela penanganan COVID-19 di negaranya dan mengecam organisasi media pada khususnya, dengan mengatakan; ”Ada beberapa orang di Australia yang memilih untuk bermusuhan untuk menopang hidup dan bahwa mereka telah mencuci otak publik dengan potret negatif China.”

"Sejarah akan membuktikan bahwa bijaksana dan visioner menjadi teman China, dan anak serta cucu Anda akan bangga dengan Anda menjadi teman China dan mereka akan mendapatkan keuntungan dari hubungan dengan China," kata Wang, menurut transkrip dari pidato yang di-posting di situs Kedutaan Besar China di Canberra, seperti dikutip news.com.au, Rabu (3/3/2021).



“Mereka yang dengan sengaja menjelekkan China dan menyabotase persahabatan antara kedua negara kita dan merusak persahabatan jangka panjang kita dan keuntungan dari kepentingan sektoral atau egois mereka akan (dibuang) dalam sejarah. Anak-anak mereka akan malu menyebut nama mereka dalam sejarah,” lanjut dia."

Tapi dalam versi bahasa Mandarin yang dipublikasikan media Australia, Wang sebenarnya mengatakan; "Bajingan yang dengan sengaja menjelekkan China".

Wang, yang terakhir kali membuat pernyataan publik lebih dari enam bulan lalu dengan pidato langka di National Press Club, dipandu oleh Dewan Bisnis Australia-China di Ruby Chinese di Dickson, sebuah restoran yang pernah dimiliki oleh ayah dari bintang film Jackie Chan.

Baca juga: Indonesia Tak Nyaman dengan Sepak Terjang China di Laut China Selatan

Diplomat itu berterima kasih kepada lebih dari 100 pemimpin bisnis yang berkumpul atas bantuan mereka selama pandemi, terutama dalam mengamankan alat pelindung diri (APD) ketika China berada dalam "kebutuhan mendesak" pada Januari dan Februari tahun lalu.



“Yang mengecewakan kami, yang menjadi perhatian dan fokus media adalah apa yang disebut penimbunan APD oleh perusahaan terkait China yang menyebabkan kekurangan APD tertentu pada saat itu. Klaim ini merajalela pada waktu-waktu tertentu,” kata Wang.

“Namun, akhirnya ternyata semua klaim ini tidak benar, dan beberapa laporan tersebut dianggap fitnah dan dibawa ke gugatan karena pencemaran nama baik. Tetapi kerusakan telah terjadi, citra teman-teman China di Australia sangat dirugikan dan tercoreng."

Wang mengatakan menjadi sulit untuk menjadi teman China di Australia. Menurutnya, hanya politisi yang mengambil "wajah tegas" terhadap China yang dapat memenangkan hati penduduk Australia.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top