Arab Saudi Luncurkan Kampanye Baru Melawan Ikhwanul Muslimin

Kamis, 04 Maret 2021 - 07:31 WIB
loading...
Arab Saudi Luncurkan...
Anggota Ikhwanul Muslimin Yordania berunjuk rasa di Amman, Yordania, 8 Agustus 2014. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Kementerian Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan Islam serta Kementerian Pendidikan Arab Saudi meluncurkan kampanye baru menargetkan Ikhwanul Muslimin (IM).

Langkah Saudi itu dilaporkan New Khaleej. “Kampanye tersebut menyoroti bahaya Ikhwanul Muslimin terhadap agama dan negara, menargetkan tatanan sosial dan keamanan yang tidak stabil," ungkap laporan media lokal.

Kampanye tersebut terdiri dari berbagai ceramah dan pidato publik melalui media elektronik dengan sasaran menjangkau sekitar lima juta mahasiswa.

Baca juga: Perusahaan Israel Diam-diam Jual Senjata ke China, 20 Orang Ditangkap

Media Saudi melaporkan Wakil Menteri Urusan Islam, Awwad Al-Anzi, mengatakan kerajaan sedang bekerja untuk melindungi masyarakat dari ideologi yang menyimpang.

Baca juga: Israel Jual Drone Pengintai ke Negara Asia Timur yang Dirahasiakan

Kampanye yang diawasi Menteri Abdul-Latif al-Sheikh itu akan berlangsung selama satu bulan, bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Departemen Keamanan Negara.



Tahun lalu, Komite Sarjana Agama Senior Saudi menggambarkan, “Ikhwanul Muslimin sebagai kelompok teroris yang tidak mewakili Islam yang sebenarnya, tetapi menggunakan agama untuk menyebarkan ideologinya."

Pada Maret 2014, Arab Saudi memasukkan Ikhwanul Muslimin ke dalam daftar hitam, yang tidak memiliki badan organisasi nyata di dalam kerajaan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved