Putin: Vaksin Rusia 'Ditakuti' Eropa karena Efektif Lawan Mutasi Covid-19

Selasa, 02 Maret 2021 - 01:11 WIB
loading...
Putin: Vaksin Rusia...
Putin, mengatakan, karena vaksin buatan Rusia efektif melawan mutasi Covid-19, hal ini ditakuti oleh negara-negara Eropa. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Varian virus yang bermutasi mengakibatkan pengetatan pembatasan di Eropa, dengan strain Inggris yang sangat ganas memaksa London untuk melakukan lockdown nasional. Sementara banyak negara menangguhkan perjalanan ke dan dari Inggris, untuk mengekang pandemi.

Mutasi ini juga menimbulkan pertanyaan soal efektifitas vaksin yang ada saat ini. Namun, Presiden Rusia, Vladimir Putin menekankan bahwa vaksin Rusia efektif melawan mutasi. Baca juga: Rusia Luncurkan Satelit Baru untuk Memantau Iklim di Kutub Utara

Putin, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (2/3/2021), mengatakan, karena vaksin buatan Rusia efektif melawan mutasi Covid-19, hal ini ditakuti oleh negara-negara Eropa.

"Seperti yang diberitahukan kepada saya, vaksin yang kami miliki efektif melawan jenis ini, yang membuat takut semua orang di Eropa dan banyak tempat lain saat ini. Uji coba vaksin ini, yang menghadapi virus, menunjukkan bahwa obat kami efektif melawan jenis ini," ucap Putin.

Sementara itu, kepala Badan Medis-Biologi Federal, Veronika Skvortsova menuturkan ada beberapa kasus mutasi infeksi di Rusia. Baca juga: Rusia: AS Permalukan UE karena Buat Kebijakan yang Bertentangan dengan Eropa

Dia mencatat bahwa setidaknya 3.500 mutasi yang diidentifikasi, tetapi hanya tujuh di antaranya terdeteksi pada orang yang berbeda, mencakup lebih dari lima persen populasi Rusia.

"Dan dalam hal ini, domain reseptor dalam populasi kami tidak berubah, dan semua vaksin kami, 'Sputnik' dan vaksin yang diproduksi oleh 'Vector', bekerja dengan baik," katanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Mengapa Blokade Houthi...
Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?
Rekomendasi
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
KKP Luncurkan Ocean...
KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Enam Menteri Ikut Meresmikan
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
5 Fakta Vaksin Covid-19...
5 Fakta Vaksin Covid-19 IndoVac yang Diluncurkan Presiden Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved