Dubes AS kepada PBB: Washington Akan Terus Membela Israel
Minggu, 28 Februari 2021 - 13:14 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Vaksin COVID-19 Jadi 'Senjata' Israel Bebaskan Warganya dari Suriah
Sementara itu, Jerman, Estonia, Prancis, Irlandia, Belgia, Norwegia, dan Inggris mengeluarkan pernyataan bersama yang menyatakan keprihatinan atas pembongkaran pemukiman baru-baru ini.
"Kami sangat prihatin dengan pembongkaran berulang yang dilakukan oleh otoritas Israel di desa Homsa Al-Buqi'a, termasuk pembongkaran bangunan yang didanai oleh Uni Eropa dan para donor, dan dampak negatif pembongkaran tersebut terhadap kehidupan hampir tujuh puluh warga Palestina, 41 di antaranya anak-anak," bunyi pernyataan itu.
Pernyataan tersebut menarik perhatian pada pembongkaran baru-baru ini dan berulang kali sebagai bagian dari operasi pembongkaran dan penyitaan skala besar yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel sejak awal tahun.
Baca juga: Pemukim dan Tentara Israel Usir Piknik Keluarga Palestina: 'Kamu Bukan Israel, Kamu Arab'
Pernyataan itu meminta Israel untuk menghentikan pembongkaran ini, dan untuk memungkinkan bantuan kemanusiaan penuh dan tanpa hambatan untuk mencapai Palestina.
Pernyataan itu juga menegaskan kembali penolakan negara-negara tersebut terhadap kebijakan pemukiman Israel, termasuk pemindahan paksa, pembongkaran rumah, dan penyitaan properti secara ilegal di bawah hukum internasional, termasuk Konvensi Jenewa Keempat, yang juga merupakan hambatan bagi solusi dua negara.
Sementara itu, Jerman, Estonia, Prancis, Irlandia, Belgia, Norwegia, dan Inggris mengeluarkan pernyataan bersama yang menyatakan keprihatinan atas pembongkaran pemukiman baru-baru ini.
"Kami sangat prihatin dengan pembongkaran berulang yang dilakukan oleh otoritas Israel di desa Homsa Al-Buqi'a, termasuk pembongkaran bangunan yang didanai oleh Uni Eropa dan para donor, dan dampak negatif pembongkaran tersebut terhadap kehidupan hampir tujuh puluh warga Palestina, 41 di antaranya anak-anak," bunyi pernyataan itu.
Pernyataan tersebut menarik perhatian pada pembongkaran baru-baru ini dan berulang kali sebagai bagian dari operasi pembongkaran dan penyitaan skala besar yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel sejak awal tahun.
Baca juga: Pemukim dan Tentara Israel Usir Piknik Keluarga Palestina: 'Kamu Bukan Israel, Kamu Arab'
Pernyataan itu meminta Israel untuk menghentikan pembongkaran ini, dan untuk memungkinkan bantuan kemanusiaan penuh dan tanpa hambatan untuk mencapai Palestina.
Pernyataan itu juga menegaskan kembali penolakan negara-negara tersebut terhadap kebijakan pemukiman Israel, termasuk pemindahan paksa, pembongkaran rumah, dan penyitaan properti secara ilegal di bawah hukum internasional, termasuk Konvensi Jenewa Keempat, yang juga merupakan hambatan bagi solusi dua negara.
(ian)
Lihat Juga :