Heboh, Mobil Sistem Rudal S-400 Tabrakan Berantai di Jalan Raya Rusia

Sabtu, 27 Februari 2021 - 08:31 WIB
loading...
A A A
Sistem pertahanan rudal S-400 telah dijelaskan oleh para komentator militer sebagai salah satu sistem rudal darat ke udara strategis terbaik yang beroperasi saat ini. Sejumlah negara berebut mengamankan pengiriman senjata pertahanan dari Moskow, termasuk Belarusia, India, dan Turki.

Namun, senjata pertahanan canggih buatan Rusia ini telah dilobi secara agresif oleh AS. Washington telah menjatuhkan sanksi kepada negara-negara hanya karena memesannya. Bahkan Istanbul yang statusnya sebagai anggota NATO tidak luput dari kemarahan Amerika ketika mengumumkan kesepakatan pembelian S-400.

Baca juga: Serangan AS atas Perintah Biden Hancurkan Berbagai Infrastruktur di Suriah

Pejabat Pentagon sebelumnya telah memperingatkan bahwa sistem pertahanan rudal buatan Rusia itu sangat berbahaya sehingga menimbulkan ancaman bagi pesawat tempurnya bahkan di tangan negara yang bersahabat.

"Anda tidak dapat mengoperasikan [jet tempur siluman] F-35 di sekitar S-400," kata Jenderal Tod Wolters dari Komando Eropa AS. Dia bersikeras bahwa sistem rudal tersebut akan mencoba untuk mengeksploitasi kemampuan F-35.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Terkenal Fanatik, Suporter...
Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Berita Terkini
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved