'Perang Melawan Teror' AS Cakup Hampir Separuh Dunia, Ini Petanya

Jum'at, 26 Februari 2021 - 16:00 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Putri Soleimani pada Trump yang Lengser: Anda Bunuh Ayah Saya, tapi Hidup Ketakutan

"Presiden Biden berkomitmen untuk mengakhiri bertanggung jawab atas apa yang disebut perang selamanya," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price, mengulangi pernyataan sebelumnya oleh presiden AS itu.

Komentar ini secara khusus dalam konteks Afghanistan, di mana pasukan AS dijadwalkan keluar sebelum 1 Mei sesuai kesepakatan yang dicapai antara pemerintahan Trump dan Taliban. Presiden Biden, bagaimanapun, telah meninjau kesepakatan ini, karena dia memiliki banyak keputusan yang dibuat oleh pendahulunya.

Pemimpin baru AS itu telah menolak sebagian besar dari apa yang Trump perjuangkan, termasuk strategi "America First" -nya yang dimaksudkan untuk memprioritaskan kepentingan domestik daripada kesengsaraan di luar negeri. Sebaliknya, Biden telah mengusulkan tagline "America is Back" untuk melambangkan pembaruan posisi Washington di mata dunia.

Baca juga: Tampil Perdana di Konferensi Keamanan Munich, Biden: Amerika Kembali

Tetapi peneliti senior Stephanie Savell, yang menulis laporan tersebut, menyatakan keraguan tentang apa artinya ini bagi kehadiran militer negara yang luas.

"Dalam konteks ini, retorika 'Amerika Kembali' mengkhawatirkan," kata Savell kepada Newsweek.

"Karena ini menandakan kemungkinan kembali ke status quo militer di mana AS mengekspor pendekatan militeristik dan senjatanya ke banyak, banyak tempat...tempat-tempat di mana pola pikir perang melawan teror sering kali mengintensifkan, daripada memperbaiki, konflik dan kekerasan," ujarnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Berita Terkini
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved