AS pada Iran: Kami akan Menunggu, Tapi Kesabaran ada Batasnya

Kamis, 25 Februari 2021 - 19:31 WIB
loading...
AS pada Iran: Kami akan...
Amerika Serikat (AS) menyatakan masih menunggu Iran soal pembicaraan kesehatan nuklir, namun menegaskan bahwa kesabaran mereka ada batasnya. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menyatakan masih menunggu Iran soal pembicaraan kesehatan nuklir. Namun, Washington menegaskan, bahwa kesabaran mereka ada batasnya.

Juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki menuturkan, AS sangat terbuka untuk menerima undangan dialog yang disampaikan oleh Eropa, dengan Iran mengenai kembalinya Washington ke kesepakatan nuklir dan dipenuhinya kembali tanggung jawab Teheran atas kesepakatan itu.

"Intinya, kami Amerika Serikat telah menyatakan keterbukaan terhadap undangan untuk melakukan percakapan diplomatik," ucap Psaki, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (25/2/2021). Baca juga: Menlu Israel: Pembatasan Inspeksi Nuklir Oleh Iran Adalah Ancaman

Dia kemudian menuturkan alasan AS belum mencabut atau meringankan sanksi terhadap Iran adalah karena Washington masih menungu respon Iran atas undangan dialog yang disampaikan Eropa.

“Seperti yang Anda ketahui, kami belum mengambil langkah apa pun untuk menarik kembali sanksi atau memberikan keringanan sanksi seperti yang diminta dan kami berada di tempat di mana kami menunggu untuk melihat apakah Iran, apa tanggapan mereka untuk undangan Eropa," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif kembali menegaskan bahwa Iran membutuhkan tindakan dari AS, dan bukan janji. Zarif juga meminta jaminan dari pemerintahan Joe Biden bahwa "tindakan ilegal" yang diambil oleh pemerintahan Donald Trump tidak akan diterapkan lagi di masa depan. Baca juga: Perempuan Seksi Tewas Pakai Rok Mini di Tebing Pantai Bingin Bali, Ternyata WNA AS

Dalam wawancara dengan PressTV, ia mengatakan bahwa Teheran akan "segera" membalikkan langkah-langkah perbaikan yang diambil menyusul penarikan Trump dari Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), segera setelah Washington mengambil langkah-langkah korektif.

Dia juga mengatakan, segera setelah semua pihak dalam JCPOA memenuhi komitmen mereka berdasarkan kesepakatan tersebut, negosiasi kesepakatan nuklir dengan partisipasi AS juga akan dilakukan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Berita Terkini
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved