Jerman Bersiap Pertahankan Pasukan di Afghanistan

Rabu, 24 Februari 2021 - 23:51 WIB
loading...
Jerman Bersiap Pertahankan...
Jerman persiapkan jalan untuk mempertahankan pasukan di Afghanistan. Foto/Stripes
A A A
BERLIN - Pemerintah Jerman sedang mempersiapkan jalan bagi pasukan negara itu tetap berada di Afghanistan hingga tahun depan jika diperlukan. Pasukan Jerman adalah kontingen terbesar kedua dalam kekuatan NATO .

"Kabinet Kanselir Angela Merkel pada hari Rabu (24/2/2021) menyetujui mandat draft baru yang akan memungkinkan pasukan Jerman untuk tetap sampai 31 Januari," kata juru bicara pemerintah Steffen Seibert seperti dikutip dari AP.

Sekedar informasi, penyebaran pasukan Jerman di luar negeri memerlukan persetujuan parlemen, yang biasanya diberikan secara tahunan. Mandat saat ini untuk Afghanistan berakhir pada akhir Maret.



Seibert mengatakan bahwa tingkat maksimum 1.300 tentara Jerman tidak berubah dalam mandat baru. Dia mengatakan tanggal kedaluwarsa yang diusulkan mengambil catatan dengan tepat dari situasi kompleks di Afghanistan dan juga memungkinkan fleksibilitas yang diperlukan untuk dapat bereaksi jika keamanan berubah dan situasi ancaman di sana berubah.

Mandat ini juga dirancang untuk memberi Parlemen dan Pemerintah Jerman yang baru terpilih sebagai dini katakan pada apa yang terjadi ke depan. Jerman akan memilih parlemen baru pada 26 September, tetapi biasanya butuh berminggu-minggu atau bahkan beberapa bulan sebelum pemerintah koalisi baru ada.

Baca juga: NATO Dilema Berat, Tarik Atau Pertahankan Pasukan di Afghanistan

NATO hanya memiliki 10.000 tentara di negara yang dilanda perang itu, membantu melatih dan menyarankan pasukan keamanan Afghanistan. Kontingen Jerman yang mencapai hampir 1.100 personel adalah yang terbesar kedua dalam misi dukungan NATO setelah Amerika Serikat (AS).

Presiden Joe Biden tengah meninjau kesepakatan pendahulunya dengan Taliban yang diteken pada 2020, yang mencakup batas waktu 1 Mei untuk penarikan pasukan AS. Di Washington, seruan untuk AS menunda pintu keluar dari Afghanistan atau menegosiasikan kembali kesepakatan untuk memungkinkan keberadaan kekuatan Amerika yang lebih kecil berbasis intelijen.

Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas, mengatakan penarikan pasukan asing dari Afghanistan harus diikat untuk maju dalam negosiasi perdamaian yang bergerak lambat antara pemerintah Kabul dan Taliban, daripada "merendahkan diri" terikat pada batas waktu.

Baca juga: Taliban Peringatkan NATO untuk Tidak Perpanjang Perang
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Diteror Beruang, Kota...
Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh
Rekomendasi
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved