Iklan Lowongan Kerja ‘Hanya Pria’ di Arab Saudi Picu Kontroversi

Rabu, 24 Februari 2021 - 08:31 WIB
loading...
Iklan Lowongan Kerja...
Sejumlah orang berada di pusat perbelanjaan di Arab Saudi. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Iklan lowongan pekerjaan yang menyebutkan kriteria hanya laki-laki untuk pekerjaan itu disambut kecaman luas di Arab Saudi .

Kementerian Sumber Daya Manusia Arab Saudi mengecam iklan tersebut, menurut laporan portal berita New Khaleej.

Lembaga Non-Pemerintah (NGO) Saudi memposting iklan pekerjaan di akun Twitter-nya yang menyatakan bahwa posisi marketing yang ditawarkan hanya terbuka untuk pria.

Baca juga: Produsen Senjata UEA Ingin Terlibat Produksi Jet Tempur F-35

Seorang pengguna Twitter wanita kemudian mengirimkan pertanyaan ke Kementerian Sumber Daya Manusia (SDM) tentang diskriminasi antara wanita dan pria dalam kesempatan kerja.

Lihat infografis: Kekuatan Kendaraan Lapis Baja Arab Saudi Terbesar Kelima di Dunia

Akun resmi Kementerian SDM menjawab, "Iklan tersebut melanggar pasal III sistem kerja."



The New Khaleej melaporkan, NGO tersebut kemudian menghapus iklan lowongan kerja tersebut setelah memicu perdebatan luas.

"Bekerja adalah hak warga negara. Warga negara memiliki hak yang sama untuk bekerja tanpa diskriminasi berbasis gender, baik selama bekerja atau di iklan kerja," ungkap Kementerian SDM Saudi tersebut.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
10.000 Lebih Jenazah...
10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi
Rekomendasi
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Berita Terkini
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved