11 Jet Tempur dan Pembom China Dekati Pratas, Taiwan Aktifkan Rudal

Sabtu, 20 Februari 2021 - 23:14 WIB
loading...
11 Jet Tempur dan Pembom...
Jet tempur dan pembom H-6 berkemampuan nuklir milik China terbang dekat Pratas. Foto/REUTERS
A A A
TAIPEI - Angkatan Udara Taiwan siaga penuh pada hari kedua berturut-turut pada Sabtu (20/2) saat 11 jet tempur dan pembom China melakukan latihan di dekat pulau-pulau yang dikuasai Taiwan di Laut China Selatan.

Aksi China itu diungkapkan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Taiwan.

Beijing yang mengklaim Taiwan sebagai wilayah China telah melakukan misi udara berulang kali di sudut barat daya zona identifikasi pertahanan udara Taiwan dalam beberapa bulan terakhir.

Baca juga: Menhan Baru Ditunjuk, 8 Jet Tempur China Lecehkan Zona Udara Taiwan

Sebagian besar manuver militer dilakukan China di dekat Kepulauan Pratas.

Lihat infografis: Indonesia Putuskan untuk Borong 36 Rafale dan 8 F-15EX

Setelah sembilan pesawat angkatan udara China terbang di dekat Kepulauan Pratas pada Jumat (19/2), Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pihaknya melacak 11 pesawat pada Sabtu (20/2).



11 pesawat China itu terdiri atas delapan jet tempur, dua pembom H-6 berkemampuan nuklir dan satu pesawat anti-kapal selam, yang bermanuver di dekat Pratas.

Dilaporkan pasukan angkatan laut China juga terlibat tetapi tidak ada rincian tentang jumlah kapal yang dikerahkan.

“Angkatan udara Taiwan memperingatkan pesawat China untuk pergi dan mengerahkan sistem rudal untuk memantau aktivitas tersebut,” ungkap Kemhan Taiwan.

China belum berkomentar tentang aktivitas dua hari terakhir. Sebelumnya dikatakan manuver semacam itu adalah tanggapan terhadap "kolusi" antara Taipei dan Washington.

Amerika Serikat (AS) menjadi pendukung dan pemasok senjata utama Taiwan.

Kepulauan Pratas terletak di bagian atas Laut China Selatan dan juga diklaim sebagai wilayah China.

Terletak di antara Taiwan selatan dan Hong Kong, Pratas hanya sedikit dipertahankan oleh Taiwan dan dianggap beberapa pakar keamanan rentan terhadap serangan China karena jaraknya lebih dari 400 km dari daratan Taiwan.

Jet tempur China terbang di sudut barat daya zona pertahanan udara Taiwan hampir setiap hari, meskipun aktivitas berskala besar terakhir terjadi pada 24 Januari, saat 12 jet tempur China dikerahkan.

Taiwan pada Jumat meluncurkan perombakan pejabat keamanan senior termasuk penunjukan menteri pertahanan baru yang dilatih AS.

Perombakan itu dilakukan Taiwan untuk membantu meningkatkan modernisasi militer dan upaya intelijen dalam menghadapi ancaman China yang meningkat.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Argentina vs Austria:...
Argentina vs Austria: Misi Messi Dekati Rekor
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved