Prancis Kirim 2 Kapal Perang Menuju Laut China Selatan

Sabtu, 20 Februari 2021 - 14:42 WIB
loading...
A A A
“Jelas bahwa AS berharap untuk bergabung dengan sekutu NATO-nya untuk memamerkan otot mereka di Laut China Selatan dengan latihan dan apa yang disebut [operasi] kebebasan navigasi,” kata Fu.

“Ketika negara-negara ini menganjurkan kebebasan navigasi, China harus mengirim kapal perang untuk menemani mereka. Tetapi jika mereka memasuki perairan teritorial yang diklaim oleh China, kami harus memprotes sesuai dengan Konvensi PBB tentang Hukum Laut," ujar Fu.

Hu Bo, direktur lembaga think tank South China Sea Strategic Situation Probing Initiative yang berbasis di Beijing, mengatakan; “Indo-Pasifik menjadi semakin penting. Prancis mencoba untuk memperkuat kehadiran militernya di Laut China Selatan, tetapi itu akan sulit karena kekuatan militernya telah menyusut dalam beberapa tahun terakhir."

Selasa lalu, Angkatan Laut AS mengirim kapal induk USS Theodore Roosevelt dan USS Nimitz ke perairan yang diperebutkan, disertai dengan kapal perang lainnya.

"Jelas bahwa Prancis bertujuan untuk menunjukkan kehadiran militernya di kawasan Indo-Pasifik, terutama di bawah tekanan dari Amerika Serikat, untuk bekerja sama dengan penempatan dan aktivitas militer AS,” kata komentator militer Song Zhongping, mantan instruktur PLA, seperti dikutip South China Morning Post, Sabtu (20/2/2021).
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun
Pecah! Momen PM Malaysia...
Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon
Rekomendasi
BSI Scholarship Pelajar...
BSI Scholarship Pelajar 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Jadwal Pendaftarannya
Denny Cagur Kenang Sosok...
Denny Cagur Kenang Sosok Temon: Senior yang Baik dan Berwawasan Luas
Kapolri Bedah Rumah...
Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji di Palembang, Begini Penampakannya
Berita Terkini
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved