AS Peringatkan China Tak Gunakan Kekuatan di Laut China Selatan

Sabtu, 20 Februari 2021 - 09:51 WIB
loading...
AS Peringatkan China...
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat Ned Price. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) memperingatkan China agar tidak menggunakan kekuatan di perairan yang disengketakan di Laut China Selatan . Washington juga sampaikan kembali pandangan tegasnya bahwa klaim Beijing di perairan itu adalah ilegal.

Departemen Luar Negeri Amerika menyuarakan "keprihatinan" tentang undang-undang baru yang diberlakukan oleh China yang mengizinkan pasukan Coast Guard-nya menggunakan senjata terhadap kapal asing yang dianggap Beijing memasuki perairannya secara tidak sah.

Baca juga: Demi Dapatkan 100 Jet Tempur F-35, Turki Sewa Firma Hukum AS

"Teks tersebut secara tegas menyiratkan bahwa undang-undang ini dapat digunakan untuk mengintimidasi tetangga maritim Republik Rakyat China (RRC)," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price.

"Kami mengingatkan RRC dan semua yang pasukannya beroperasi di Laut China Selatan bahwa pasukan maritim yang bertanggung jawab bertindak dengan profesionalisme dan menahan diri dalam menjalankan otoritas mereka," kata Price kepada wartawan, seperti dikutip AFP, Sabtu (20/2/2021).

"Kami lebih prihatin bahwa China dapat meminta undang-undang baru ini untuk menegaskan klaim maritimnya yang melanggar hukum di Laut China Selatan."

Price mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Joe Biden menegaskan kembali pernyataan tentang Laut China Selatan yang dikeluarkan pada Juli oleh Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, yang dikenal karena sikap hawkish-nya terhadap Beijing.

Dalam pernyataannya, Pompeo menyatakan bahwa klaim Beijing atas sumber daya lepas pantai di sebagian besar Laut China Selatan "sepenuhnya ilegal".

Baca juga: Pernah Larang LGBT Jadi Mata-mata Inggris, Bos MI6 Minta Maaf

Amerika Serikat telah lama menolak klaim luas China di jalur air strategis, tetapi Pompeo melangkah lebih jauh dengan secara eksplisit mendukung posisi negara-negara Asia Tenggara seperti Filipina dan Vietnam daripada tetap berada di luar sengketa.

Menteri Luar Negeri baru Amerika, Antony Blinken, sebelumnya menyuarakan keprihatinan tentang undang-undang maritim China melalui panggilan telepon dengan mitranya dari Jepang, Toshimitsu Motegi.

Blinken pada saat itu menegaskan kembali bahwa pulau-pulau Senkaku di Laut China Timur—juga diklaim oleh Beijing, yang menyebut mereka Diaoyu, dan Taiwan—berada di bawah perjanjian keamanan yang mengikat Amerika Serikat dan Jepang untuk saling membela.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved