Toko dan Restoran di Italia Bersiap Sambut Pelanggan
Senin, 18 Mei 2020 - 01:06 WIB
loading...
A
A
A
“Harapannya adalah mengambil langkah menuju normalitas. Ini tidak akan menjadi bisnis seperti biasa, mengingat semua protocol. Tetapi, ini adalah kondisi normal baru untuk saat ini dan kami harus menerimanya," kata Cocchini kepada Reuters.
(Baca: WHO: Virus Corona Mungkin Tak Akan Pernah Pergi )
Saat ini, turis masih belum kembali ke tanah Italia. Biasanya, para turis akan menghasilkan sepertiga dari penjualan toko. Industri mode Italia sendiri, yang memiliki merek terkenal seperti Armani, Prada, dan Moncler, menyumbang 5% dari produk domestik bruto.
Sementara itu, akses ke restoran akan sangat terbatas dan hanya anggota keluarga yang diizinkan duduk berdekatan. Meski demikian, kembali beroperasi tetap dianggap sebagai langkah yang lebih baik oleh para pelaku bisnis.
"Kita harus memulai kembali," kata Rosy Riente, yang menjalankan Cafe de l'Ange di resor mewah Courmayeur Alpine. "Sejauh ini, yang kami lakukan adalah mengeluarkan uang untuk membeli gel sanitasi dan desinfektan," katanya.
(Baca: WHO: Virus Corona Mungkin Tak Akan Pernah Pergi )
Saat ini, turis masih belum kembali ke tanah Italia. Biasanya, para turis akan menghasilkan sepertiga dari penjualan toko. Industri mode Italia sendiri, yang memiliki merek terkenal seperti Armani, Prada, dan Moncler, menyumbang 5% dari produk domestik bruto.
Sementara itu, akses ke restoran akan sangat terbatas dan hanya anggota keluarga yang diizinkan duduk berdekatan. Meski demikian, kembali beroperasi tetap dianggap sebagai langkah yang lebih baik oleh para pelaku bisnis.
"Kita harus memulai kembali," kata Rosy Riente, yang menjalankan Cafe de l'Ange di resor mewah Courmayeur Alpine. "Sejauh ini, yang kami lakukan adalah mengeluarkan uang untuk membeli gel sanitasi dan desinfektan," katanya.
(esn)
Lihat Juga :