Pengadilan Belanda Perintahkan Pemerintah Cabut Pembatasan untuk Redam Covid-19

Selasa, 16 Februari 2021 - 20:51 WIB
loading...
Pengadilan Belanda Perintahkan...
Pengadilan Belanda memerintahkan pemerintah negara itu untuk segera membatalkan jam malam yang diberlakukan untuk membantu membatasi penyebaran virus Corona. Foto/REUTERS
A A A
DEN HAAG - Pengadilan Belanda memerintahkan pemerintah negara itu untuk segera membatalkan jam malam yang diberlakukan untuk membantu membatasi penyebaran virus Corona . Pengadilan memutuskan bahwa itu tidak memiliki dasar hukum yang tepat.

Jam malam, yang pertama di Belanda sejak Perang Dunia Kedua, memicu kerusuhan selama beberapa hari oleh pengunjuk rasa anti-penguncian ketika pertama kali diberlakukan pada 23 Januari lalu.

"Jam malam didasarkan pada undang-undang untuk situasi darurat, di mana tidak ada waktu untuk berdebat dengan parlemen," kata pengadilan di Den Haag.Baca juga: Kisah Tragis Punahnya Banteng di Hutan Buru Belanda Cagar Alam Pangandaran

"Tidak ada kebutuhan mendesak dalam kasus ini. Langkah-langkah yang menjangkau jauh seperti ini perlu didasarkan pada hukum yang tepat," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Selasa (16/2/2021).

Pengadilan mengatakan, pemerintah gagal menjelaskan mengapa jam malam mutlak diperlukan pada tahap pandemi ini, karena tingkat infeksi di Belanda sudah menurun sebelum peraturan diberlakukan.

Jam malam, yang memungkinkan hanya orang-orang dengan kebutuhan mendesak untuk berada di luar ruangan antara 21:00 hingga 4:30 pagi, diperpanjang minggu lalu hingga setidaknya 3 Maret.

Kementerian Kehakiman Belanda sendiri mengatakan perlu mempelajari putusan pengadilan, sebelum memberikan respon.Baca juga: Nebeng di Ruang Roda Pesawat, Remaja Ini Terbang dari Inggris ke Belanda
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Kapten Kapal Pesiar...
Kapten Kapal Pesiar Terjangkit Hantavirus Bilang pada Penumpang: Pria yang Tewas Itu Tak Menular
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya...
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya Tewas dalam Kebakaran Apartemen, Loncat dari Lantai 7
Rekomendasi
Alexis Mac Allister...
Alexis Mac Allister Cetak Gol, Argentina Unggul atas Swiss 1-0
Tak Sekadar Hilangkan...
Tak Sekadar Hilangkan Bau Badan, Deodoran Tawas Dorong Gaya Hidup Sehat
Yamaha Aerox E Murni...
Yamaha Aerox E Murni Bertenaga Listrik Resmi Diluncurkan
Berita Terkini
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Infografis
Pakistan Perintahkan...
Pakistan Perintahkan Militer untuk Membalas Serangan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved