Israel Nyatakan Tidak akan Sejalan dengan AS Soal Kesepakatan Nuklir Iran
Selasa, 16 Februari 2021 - 18:17 WIB
loading...
Israel mempertahankan kemungkinan bahwa mereka tidak akan terlibat dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden dalam strategi terkait program nuklir Iran. Foto/Ist
A
A
A
TEL AVIV - Israel mempertahankan kemungkinan bahwa mereka tidak akan terlibat dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden dalam strategi terkait program nuklir Iran. Biden diketahui ingin membawa kembali AS ke kesepakatan nuklir itu.
Pemerintahan baru AS mengaku akan kembali ke kesepakatan nuklir jika Iran berkomitmen kembali pada kewajiban mereka sendiri. Washington juga mengatakan ingin berunding dengan sekutu di Timur Tengah tentang langkah tersebut, termasuk Israel.
Namun, Duta Besar Israel untuk AS, Gilad Erdan mengatakan bahwa Tel Aviv tidak akan mau terlibat dalam upaya AS untuk kembali ke kesepakatan tersebut.Baca juga: Palestina Tuduh Israel Cegah Pengiriman Vaksin COVID-19 ke Gaza
"Kami tidak akan dapat menjadi bagian dari proses seperti itu jika pemerintahan baru kembali ke kesepakatan itu," ucap Erdan kepada Radio Angkatan Darat Israel, seperti dilansir Reuters pada Selasa (16/2/2021).
Erdan kemudian mengatakan, jika AS memutuskan kembali ke kesepakatan nuklir dan mencabut semua sanksi kepada Iran, maka Washington akan kehilangan semua "senjata" untuk menahan Teheran.
Pemerintahan baru AS mengaku akan kembali ke kesepakatan nuklir jika Iran berkomitmen kembali pada kewajiban mereka sendiri. Washington juga mengatakan ingin berunding dengan sekutu di Timur Tengah tentang langkah tersebut, termasuk Israel.
Namun, Duta Besar Israel untuk AS, Gilad Erdan mengatakan bahwa Tel Aviv tidak akan mau terlibat dalam upaya AS untuk kembali ke kesepakatan tersebut.Baca juga: Palestina Tuduh Israel Cegah Pengiriman Vaksin COVID-19 ke Gaza
"Kami tidak akan dapat menjadi bagian dari proses seperti itu jika pemerintahan baru kembali ke kesepakatan itu," ucap Erdan kepada Radio Angkatan Darat Israel, seperti dilansir Reuters pada Selasa (16/2/2021).
Erdan kemudian mengatakan, jika AS memutuskan kembali ke kesepakatan nuklir dan mencabut semua sanksi kepada Iran, maka Washington akan kehilangan semua "senjata" untuk menahan Teheran.
Lihat Juga :