Bertemu Menlu Hungaria, Retno 'Curhat' Soal Perlakuan UE Terhadap Minyak Sawit RI

Selasa, 16 Februari 2021 - 17:00 WIB
loading...
Bertemu Menlu Hungaria,...
Isu soal kelapa sawit menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi dengan Menteri Luar Negeri Hungaria, Peter Szijjarto. Foto/Kemlu RI
A A A
JAKARTA - Isu soal kelapa sawit menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi dengan Menteri Luar Negeri Hungaria, Peter Szijjarto. Keduanya bertemu di Gedung Pancasila, Jakarta.

Retno menuturkan, dalam pertemuan itu menyampaikan keprihatinan Indonesia terhadap diskriminasi komoditas minyak kelapa sawit di Uni Eropa (UE).Baca juga: Lelah Bertahan, Indonesia Akan Pakai Strategi Menyerang Hadapi Kampanye Hitam Sawit

"Kemitraan Strategis ASEAN-UE pada bulan Desember lalu diharapkan memberikan kesempatan untuk kedua kawasan untuk meningkatkan pemahaman dan mencegah diskriminasi terhadap produk produk minyak kelapa sawit, antara lain melalui Joint Working Group on Vegetable Oils," ujar Retno.

"Saya terus mendorong UE termasuk Hungaria, untuk mendukung upaya Joint Working Group ini," sambungnya pada Selasa (16/2/2021).Baca juga: Dewan Atensi Keluhan Petani Sawit Tak Terima Bantuan Pemerintah

Selain mengenai kelapa sawit, keduanya juga membahas kerja sama ekonomi digital dan keamanan siber. Retno menuturkan, selama beberapa tahun terakhir, kerja sama kedua negara di bidang ini terus mengalami peningkatan.

"Sebagai ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki ekosistem digital yang menjanjikan. Di sisi lain, Hungaria juga merupakan salah satu ekonomi digital terdepan di Eropa," ungkapnya.

"Pada bulan November yang lalu, kami meluncurkan website HUNINDOTECH 2.0 dan kami berharap ini akan menjadi wadah untuk mendekatkan pengusaha, profesional, dan investor untuk sektor digital untuk menjajaki kerja sama di bidang keamanan siber, inkubasi usaha rintisan, fintech; dan juga teknologi medis," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
PM Ceko Sebut Uni Eropa...
PM Ceko Sebut Uni Eropa Mengikuti Jejak Kemunduran Kekaisaran Romawi, Ini 3 Alasannya
China Ancam Sanksi atas...
China Ancam Sanksi atas Kepatuhan Perusahaan Eropa pada Aturan UE
Prabowo Kunjungi Perancis,...
Prabowo Kunjungi Perancis, Gerindra: Bukti Nyata Politik Bebas-Aktif yang Berwibawa
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Nah, AS Tiba-Tiba Cabut...
Nah, AS Tiba-Tiba Cabut Jatah Kuota Tiket untuk Suporter Iran di Piala Dunia
Rekomendasi
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Berita Terkini
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved