Infeksi Baru Muncul, Australia Tangguhkan Koridor Perjalanan dengan Selandia Baru

Selasa, 16 Februari 2021 - 02:00 WIB
loading...
Infeksi Baru Muncul,...
Australia dilaporkan menangguhkan perjalanan bebas karantina dengan Selandia Baru, setelah adanya tiga kasus baru infeksi Covid-19 yang terdeteksi di Auckland. Foto/REUTERS
A A A
CANBERRA - Australia dilaporkan menangguhkan perjalanan bebas karantina dengan Selandia Baru. Langkah ini diambil setelah adanya tiga kasus baru infeksi Covid-19 yang terdeteksi di Auckland selama akhir pekan.

Selandia Baru mengatakan bahwa pihaknya mengunci kota terbesarnya tersebut setelah kasus baru muncul di negara itu. Baca juga: Kasus Infeksi Baru Ditemukan, Selandia Baru 'Kunci' Auckland

Kepala petugas medis Australia, Paul Kelly melakukan pertemuan darurat dan diputuskan bahwa semua penerbangan yang berasal dari Selandia Baru akan diklasifikasikan sebagai penerbangan "Zona Merah" untuk periode awal 72 jam.

"Akibatnya, semua orang yang tiba dengan penerbangan seperti itu yang berasal dalam periode tiga hari ini harus menjalani 14 hari karantina hotel yang diawasi," kata Departemen Kesehatan Australia, seperti dilansir Channel News Asia pada Selasa (16/2/2021).

Sebelumnya, tiga kasus Covid-19 baru adalah yang pertama di negara itu sejak 24 Januari, ketika seorang pelancong yang kembali dinyatakan positif setelah meninggalkan karantina.

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern mengatakan, pembatasan tingkat tiga, yang mengharuskan semua orang untuk tinggal di rumah kecuali untuk belanjadan bekerja, akan diterapkan.

Ini mengulangi pendekatan hati-hati yang telah diambil Selandia Baru selama setahun terakhir dalam memberantas pandemi. Baca juga: Melbourne Mulai Lockdown, Tak Ada Kerumunan di Australia Open
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
10.000 Lebih Jenazah...
10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi
Rekomendasi
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Berita Terkini
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved