Trump Divonis Bebas, Partai Republik Jadi Juru Selamat
Minggu, 14 Februari 2021 - 07:26 WIB
loading...
A
A
A
"Ini adalah fase lain dari perburuan penyihir terbesar dalam sejarah negara kita," kata Trump dalam sebuah pernyataan setelah pembebasannya.
Baca juga: Sidang Pemakzulan Belum Dimulai, Trump Sudah Ditinggal Pengacara
Trump (74) terus mencengkeram Partai Republik dengan daya tarik populis sayap kanan dan pesan "America First". Pengusaha yang berubah menjadi politisi ini telah mempertimbangkan untuk mencalonkan diri sebagai presiden lagi pada tahun 2024.
Partai Republik sebelumnya juga menyelamatkan Trump pada 5 Februari 2020, memberikan suara dalam persidangan pemakzulan pertamanya, ketika hanya satu senator dari barisan mereka - Mitt Romney - yang memilih untuk menghukum dan mencopotnya dari jabatannya.
Romney sendiri kembali memilih bersebrangan dengan partainya. Namun kali ini ia tidak sendiri. Bersama dengan sesama Republikan Richard Burr, Bill Cassidy, Susan Collins, Ben Sasse, Pat Toomey, dan Lisa Murkowski mereka memilih untuk menghukum Trump.
Baca juga: Momen Terakhir Donald Trump di Gedung Putih: Sedih dan Pedih....
"Tindakannya untuk mengganggu transisi kekuasaan secara damai - ciri dari Konstitusi kami dan demokrasi Amerika - adalah penyalahgunaan kekuasaan dan merupakan dasar hukuman," kata Collins setelah pemungutan suara.
Baca juga: Sidang Pemakzulan Belum Dimulai, Trump Sudah Ditinggal Pengacara
Trump (74) terus mencengkeram Partai Republik dengan daya tarik populis sayap kanan dan pesan "America First". Pengusaha yang berubah menjadi politisi ini telah mempertimbangkan untuk mencalonkan diri sebagai presiden lagi pada tahun 2024.
Partai Republik sebelumnya juga menyelamatkan Trump pada 5 Februari 2020, memberikan suara dalam persidangan pemakzulan pertamanya, ketika hanya satu senator dari barisan mereka - Mitt Romney - yang memilih untuk menghukum dan mencopotnya dari jabatannya.
Romney sendiri kembali memilih bersebrangan dengan partainya. Namun kali ini ia tidak sendiri. Bersama dengan sesama Republikan Richard Burr, Bill Cassidy, Susan Collins, Ben Sasse, Pat Toomey, dan Lisa Murkowski mereka memilih untuk menghukum Trump.
Baca juga: Momen Terakhir Donald Trump di Gedung Putih: Sedih dan Pedih....
"Tindakannya untuk mengganggu transisi kekuasaan secara damai - ciri dari Konstitusi kami dan demokrasi Amerika - adalah penyalahgunaan kekuasaan dan merupakan dasar hukuman," kata Collins setelah pemungutan suara.
(ian)
Lihat Juga :