Bergerak Melampaui Kesepakatan Paris, India Tingkatkan Ambisi Iklimnya

Kamis, 11 Februari 2021 - 03:03 WIB
loading...
A A A
Energi adalah pusat dari semua strategi iklim. “Kami yakin India telah menjadi pembangkit tenaga energi bersih dan pemimpin dalam transisi energi dari sumber penghasil karbon dioksida ke sumber energi terbarukan dan bahan bakar non-fosil,” papar pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) India.

“Kami berniat untuk terus memanfaatkan potensi energi terbarukan India. Kapasitas energi terbarukan kami adalah yang terbesar keempat di dunia dan perluasan kapasitas yang sedang dilakukan juga salah satu yang terbesar di dunia. Sebagian besar akan datang dari sumber energi terbersih yaitu tenaga surya,” ungkap Kemlu India.

“Kami sudah melihat kemajuan. Kami awalnya berkomitmen untuk membangun energi terbarukan dengan kapasitas 175 GW pada tahun 2022,” papar Kemlu India.

Kemlu India menambahkan, “Kami telah melangkah lebih jauh dan berharap dapat melampaui 220 GW dalam dua tahun ke depan. Kami memiliki target yang lebih ambisius yaitu 450 GW pada 2030.”

“Kami berupaya memastikan bahwa 40% tenaga listrik di India berasal dari sumber bahan bakar non-fosil pada tahun 2030. Dorongan energi bersih ini sejalan dengan upaya paralel untuk mengurangi intensitas emisi ekonomi kita sebesar 33-35% (dari level 2005) pada 2030,” ujar pernyataan Kemlu India.

Skema Ujwalla – upaya nasional untuk menggunakan lampu LED – mengurangi emisi CO2 hingga 38,5 juta ton setiap tahun. Skema Ujjwala, di mana lebih dari 80 juta rumah tangga telah diberikan akses ke gas bersih untuk memasak, adalah salah satu inisiatif energi bersih terbesar di dunia.

Tindakan dan keberlanjutan iklim sedang dibawa ke dalam skema pemerintah di berbagai sektor.

“Misi Kota Cerdas kami bekerja dengan 100 kota untuk membantu mereka menjadi lebih berkelanjutan dan mudah beradaptasi dengan tantangan perubahan iklim,” ujar Kemlu India.

Program Udara Bersih Nasional India bertujuan mengurangi polusi udara (PM2.5 dan PM10) sebesar 20-30% dalam empat tahun ke depan.

Misi Jal Jeevan, yang bertujuan menyediakan air minum yang aman dan memadai melalui sambungan keran rumah tangga individu pada tahun 2024 ke semua rumah tangga di pedesaan India, memiliki fokus keberlanjutan yang kuat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
10 Miliarder India di...
10 Miliarder India di 2025, Paling Tajir Berharta Rp1.497 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved