Pasukan AS Tak Lagi Bertanggung Jawab Lindungi Ladang Minyak Suriah

Kamis, 11 Februari 2021 - 05:05 WIB
loading...
Pasukan AS Tak Lagi...
Pasukan AS berada di Suriah untuk lindungi ladang minyak perusahaan AS. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Pasukan Amerika Serikat (AS) di Suriah tidak lagi bertanggung jawab melindungi ladang minyak Suriah karena satu-satunya tugas mereka adalah memerangi sisa-sisa Negara Islam (ISIS).

Pejabat Pentagon mengungkapkan hal itu saat isu tentang keberadaan pasukan AS di Suriah jadi sorotan di era pemerintahan Presiden AS Joe Biden.

“Sebanyak 900 personil militer dan kontraktor AS di timur laut Suriah tidak berwenang memberikan bantuan kepada perusahaan swasta lain, termasuk karyawan atau agennya, yang berusaha mengembangkan sumber daya minyak di Suriah," ungkap juru bicara Pentagon John Kirby.

Baca juga: Iran Bisa Cari Senjata Nuklir Jika Ditekan Seperti ‘Kucing Tersudut’

"Penting untuk diingat bahwa misi kita di sana tetap memungkinkan kekalahan abadi ISIS," ungkap Kirby.

Lihat infografis: Iran Luncurkan 340 Kapal Cepat Baru yang Dilengkapi Rudal

Sebagian besar ladang minyak di timur dan timur laut Suriah dikendalikan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS. SDF merupakan aliansi yang utama AS yang terdiri atas milisi Kurdi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Eropa, Warga Prancis Berebut AC Murah hingga Rusuh
Rekomendasi
Sinetron Terlanjur Mencintaimu...
Sinetron Terlanjur Mencintaimu Akan Warnai Layar Kaca Pemirsa RCTI, Berikut Sinopsisnya
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved