Drone LongShot Bisa Meluncur dari Jet Tempur, Serang Banyak Target

Rabu, 10 Februari 2021 - 06:06 WIB
loading...
A A A
Dengan program LongShot, DARPA berencana mengeksplorasi propulsi multimodal, yang dianggap sebagai kunci untuk konsep operasi drone.

"Sistem udara yang menggunakan propulsi multi-moda dapat memanfaatkan kecepatan yang lebih lambat, kendaraan udara yang lebih hemat bahan bakar untuk masuk, sambil mempertahankan rudal udara-ke-udara yang sangat energik untuk permainan akhir," ungkap Departemen Pertahanan AS dalam materi anggaran tahun fiskal 2021.

Dengan begitu, drone itu diuntungkan karena mampu melintasi jarak yang lebih jauh, sementara senjata yang diluncurkannya memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk menghancurkan target yang dituju.

“Jika pengembangan LongShot berhasil, senjata itu dapat secara signifikan memperluas jangkauan di mana pesawat berawak dapat menyerang target sambil juga mengurangi risiko pilot manusia,” papar DARPA.

DARPA tidak segera menanggapi permintaan komentar tentang nilai kontrak atau jadwal program di masa mendatang, meskipun disebutkan dalam rilisnya bahwa perusahaan akan membangun dan menerbangkan prototipe skala penuh selama fase program di masa mendatang.

Selama tes tersebut, perusahaan akan membuktikan drone LongShot mampu mengendalikan penerbangan dan meluncurkan senjata.

DARPA memulai program LongShot pada tahun fiskal 2021, meminta dana USD22 juta untuk memulai pekerjaan desain konseptual.

Menurut dokumen anggaran, LongShot dapat diluncurkan dari cantelan eksternal pada pesawat tempur atau teluk internal pada pesawat pembom.

Baik Angkatan Udara dan Angkatan Laut bisa menjadi pelanggan potensial senjata baru itu di masa depan.
(sya)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1977 seconds (11.97#12.26)